DPP Pengajian Al-Hidayah Ucapkan Selamat Kepada PBNU

Website Foto 1 1024x493 DPP Pengajian Al Hidayah Ucapkan Selamat Kepada PBNU

Gelaran Muktamar NU telah sukses dilaksanakan di Provinsi Lampung tanggal 23-24 Desember 2021 dengan menghasilkan beberapa keputusan penting dan peralihan estafet kepemimpinan kepada KH Yahya Cholil Staquf yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar sebagai Rais Aam PBNU Masa Khidmat 2021-2026. Harapan baru tercurah kepada para Kyai pemimpin NU dalam mengemban amanah dan berkhidmat bagi umat dan bangsa.

Sebelumnya, masih dibulan yang sama, pada tanggal 10-12 Desember 2021 telah diselenggarakan Muktamar VIII Pengajian Al-Hidayah yang menetapkan Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP., sebagai Ketua Umum Pengajian Al-Hidayah untuk masa bhakti 2020-2025.

NU (Nahdatul ‘ulama) adalah sebuah organisasi yang didirikan atau dipelopori oleh para ulama pada tanggal 31 Januari 1926/ 26 Rajab 1344 H di Surabaya. Sebagai salah satu organisasi sosial kemasyarakatan dan keagamaan, NU telah banyak berperan serta dalam bidang pendidikan. Bahkan sejak kelahirannya pada tahun 1926 organisasi NU sangat memperhatikan pendidikan terutama keberadaan Pondok Pesantren. Dalam Anggaran Dasarnya (1927) maupun dalam Statutent Nahdlatoel Oelama(1927) dinyatakan bahwa bidang garapan NU untuk upaya mencerdaskan sumber daya manusia dengan membantu pembangunan Pondok Pesantren. Paling tidak ada tiga alasan besar yang melatar belakangi lahirnya Nahdlatul Ulama 31 Januari 1926, yaitu: motif agama, motif mempertahankan paham Ahlu al-Sunnah wa ’l-Jamā’ah, dan motif nasionalisme. Nahdlatul Ulama sejak kelahirannya merupakan suatu wadah perjuangan untuk menentang dan melawan segala bentuk dari penjajahan dan merebut kemerdekaan negara Republik Indonesia dari penjajah Belanda dan Jepang, sekaligus aktif melakukan dakwah-dakwahnya untuk senantiasa menjaga persatuan negara Republik Indonesia dalam wadah NKRI.

Setelah NU resmi berdiri pada tahun 1926, telah banyak madrasah-madrasah yang berdiri disamping pondok pesantren yang telah lama ada dan mengakar di Indonesia. Melihat kenyataan yang ada pada saat itu, maka Muktamar II tahun 1927 membicarakan masalah perbaikan metode pengajaran di pondok pesantren dan madrasah-madrasah. Selanjutnya pada Muktamar III tahun 1928 di Surabaya dibicarakan pengembangan dan perluasan pondok pesantren dan madrasah. Dan pada Muktamar NU ke 34 tahun 2021 ini dibicarakan tentang berbagai persoalan mengenai kemandirian ekonomi dan optimalisasi khidmah (pelayanan) untuk kemaslahatan umat.

Adapun Pengajian Al Hidayah yang lahir pada tanggal 5 Oktober 1979 adalah organisasi kemasyarakatan yang memiliki tingkat kepengurusan dari pusat hingga daerah. Pengajian Al[1]Hidayah yang telah mempunyai cabang di 33 Provinsi dan 413 kabupaten/kota serta majelis taklim hingga ke tingkat desa, memiliki masjid, koperasi, panti asuhan, taman kanak-kanak, RA, TPQ, PAUD, SD, SMP, dan SMA yang tersebar diberbagai cabang di seluruh Indonesia adalah salah satu bukti partisipasi aktif Pengajian Al-Hidayah dalam upaya meningkatkan partisipasi perempuan di berbagai bidang, khususnya bidang dakwah dan pendidikan.

Pengajian Al-Hidayah telah berjejaring dengan berbagai organisasi federasi perempuan, saat ini Pengajian Al-Hidayah terdaftar sebagai organisasi anggota pada MUI, KOWANI dan BMOIWI.

Pengajian Al-Hidayah mengharapkan perempuan Indonesia muncul sebagai sosok yang berpendidikan, berkualitas, bermoral dan akhlak yang tinggi dan mulia. Perempuan merupakan suatu cerminan didalam sebuah negara, ia merupakan suatu tonggak yang sangat kokoh. Rasulullah SAW mendudukkan perempuan ke tingkat yang mulia sehingga diharapkan karyanya mensejahterakan bangsa dan negara : “Perempuan adalah tiang negara. Apabila baik, maka baiklah negara, apabila buruk maka hancurlah negara”.

Mengingat kesamaan fokus pada masalah keummatan dan kebangsaan yang diusung oleh NU dan Pengajian Al-Hidayah serta kompleksnya permasalahan yang dihadapi ummat, khususnya perempuan Indonesia, maka Pengajian Al-Hidayah siap bersinergi dengan Nahdlatul Ulama dalam mengambil peran meningkatkan kualitas hidup perempuan di berbagai bidang, khususnya dalam bidang Dakwah dan Pendidikan yang sama-sama menjadi konsern Nahdlatul Ulama dan Pengajian Al-Hidayah. Sinergi antara PB NU dan DPP Pengajian Al[1]Hidayah diharapkan dapat menjadi sarana untuk menghasilkan keputusan yang menjadi arah organisasi lima tahun mendatang dalam berkiprah untuk kepentingan ummat, bangsa, dan negara, untuk pencerahan peradaban bangsa serta mewujudkan kesejahteraan dan meningkatkan partisipasi perempuan dan umat di berbagai bidang.

Ketua Umum DPP Pengajian Al Hidayah Dr. Ir. Hetifah Sjaifudian, MPP., mengucapkan Selamat Atas terpilihnya KH Yahya Cholil Staquf yang terpilih menjadi Ketua Umum PBNU dan KH Miftachul Akhyar terpilih menjadi Rais Aam PBNU Masa Khidmat 2021-2026, Semoga PB NU dan DPP Pengajian Al-Hidayah dapat bersinergi mewujudkan generasi mendatang yang Akhlakul Karimah sekaligus memiliki kompetensi global

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum wr. wb Yth. Ibu Hetifah Wakil ketua komisi X DPR RI Saya ingin menyuarakan terkait permasalahan di SMK 12 Samarinda terkait dengan pembangunan sarana & prasana sekolah yang sampai saat ini mandek di tempat sehingga belum bisa secara maksimal untuk sekolah melaksanakan proses praktikum ataupun pembelajaran biasa dikarenakan kondisi saat ini sekolah masih ada sebagian gedung yang menumpang di SMP 28 Samarinda terutama untuk workahop & bangunan laboratorium jurusan. Untuk gedung baru sekolah yang baru sudah terbangun sekitar 40%. Dikarenakan masih adanya permasalahan terkait dokumen kepemilikan tanah yang masih belum jelas sehingga sangat sulit bagi kami untuk mendapatkan bantuan untuk pembangunan gedung baru di lokasi yang sekarang. Sekiranya ibu berkenan berkunjung ke Sekolah kami untuk melihat situasi & kondisi saat ini di SMK Negeri 12 Samarinda. Semoga ibu membaca aspirasi dari saya sekian 🙏🙏. Terimaksih ibu sudah bersedia menampung aspirasi saya.

  2. Ini anak saya dapat pip tahun 2020...karna baru tahu kalau dapat di tahun 2022(pihak sekolah gk memberi tahu kalo dpt)...sdh diurus ternyata dana udah hangus...apa untuk selanjutnya bisa dapat lagi?

  3. thanks for your information, dont forget to visit airlangga university website https://www.unair.ac.id/2022/07/14/summer-program-wuacd-unair-bahas-strategi-pemberdayaan-perempuan-di-indonesia-dan-filipina/

Lihat semua aspirasi