Budayakan Baca, Bikin Taman Bacaan

Kaltim Post, Senin, 20 Desember 2010 BALIKPAPAN - Penjurian lapangan ajang Balikpapan Green & Clean (BGC) telah berakhir. Kini, peserta tinggal menanti pengumuman peserta yang masuk babak sepuluh besar. Rencananya, hasil tersebut diumumkan dalam waktu dekat ini. Meski penilaian berakhir, kegiatan mempercantik kampung masih terus dilakukan peserta. Seperti yang terlihat di RT 08 kelurahan Karang Joang. Tanah kosong seluas kurang lebih 10 x 15 M ini mereka ubah menjadi taman kampung sekaligus taman bacaan terbuka. “Mau lebih difungsikan sebagai taman bacaan,” ujar kader lingkungan RT 08, Abdul Karim. Lahan yang berdekatan dengan posyandu ini baru dibuat seminggu lalu. Penggagasnya adalah ibu-ibu aktif di kampung tersebut. Didukung penuh ketua RT, Suratno dan sekretaris RT, Rimun, jadilah taman bacaan dengan konsep sederhana namun besar manfaat. Menurut Bu Karim-sapaan Abdul Karim- taman bacaan ini dibangun sebagai taman wawasan pengetahuan untuk anak-anak RT 08. Setiap sore, usai mengaji, banyak anak-anak bermain dan berkumpul. Namun, mereka tak punya tempat khusus yang nyaman. Dari situlah, gagasan taman bacaan ini kemudian dibuat dan menjadi “markas” bermain dan belajar anak-anak RT 08. Di taman tersebut ,warga membuat tempat duduk dan meja di bawah pohon peneduh. Setelah dibersihkan, warga menanam berbagai macam tanaman. Batang pohon dicat berwarna-warni seperti biru, kuning, hijau, dan merah. Seolah mengentalkan suasana di taman bermain anak-anak. Untuk buku-bukunya, ibu-ibu juga telah menyiapkan di posyandu. Buku bacaan tentang pelajaran ini disusun rapi. Jika ingin membaca, anak-anak tinggal menuju posyandu kemudian membacanya di taman bacaan. Usai membaca, mereka wajib mengembalikan di tempat semula. Bu Karim menuturkan, buku bacaan yang ada di posyandu belumlah banyak. Jumlahnya masih terbatas. “Buku-buku dari swadaya warga. Yang tidak terpakai kami imbau dikumpulkan ke posyandu,” jelas perempuan yang pernah meraih Piagam Penghargaan Tanda Kehormatan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tahun 2007 lalu ini.  “Ibu-ibu di sini hampir berprofesi sebagai guru. Jadi kami ingin budayakan membaca pada anak-anak,” tambah perempuan yang berprofesi sebagai Kepala TK/TPA Nurul Jadid di Gunung Belah ini. Ketua RT, Suratno, didampingi Sekretaris RT, Rimun, mengatakan, taman ini merupakan salah satu bentuk kepedulian warga terhadap lingkungan dan pendidikan. Mereka cukup senang jika wilayah pinggiran seperti RT 08 ini membuat icon taman pengetahuan. “Kami berharap, taman bacaan ini membantu dalam mencerdaskan anak bangsa,” ujar Sekretaris RT, Rimun. (one)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamu'alaikum wr wb Yth, Ibu Hetifah. Program Beasiswa PIP' ibu sangat-sangat membantu sekali untuk meringankan sedikit beban para wali murid(orang tua) di dalam kebutuhan pendidikan sekolah anak. Kami bersyukur teryata masih ada orang baik perwakilan masyarakat seperti ibu Hetifah yang peduli pada masyarakat. "Semoga Ibu Sekeluarga Senantiasa diberikan Kesehatan serta Selalu Dilindungi ALLAH SWT. aaaminnn ya Robb" Disini' saya hanya ingin sedikit berbagi bercerita mengenai anak saya yang masih duduk di bangku SD yang sudah pernah mendapatkan bantuan beasiswa dari ibu. Sungguh senang dia sehingga bisa beli sepatu walau sederhana dan uangnya cukup. Karena selama ini sepatu yang digunakannya setiap hari sekolah selalu bergantian dengan adeknya. Berhubung dia sang kaka masuk siang jadi bergantian dengan adeknya yang sekolahnya masuk pagi. Kami selaku orang tua menyadari hal ini bukan berarti kami tidak bisa membelikan nya sepatu, namun kami lebih mengutamakan biaya buat makan sekeluarga itu aja sudah cukup. Karna kami bertahun-tahun tidak memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap, saya hanyalah buruh bangunan yang terkadang ada kerjaan yang tak menentu. Yang menjadi beban kami" Kami masih memiliki sangkutan kepada pihak sekolah karna belum bisa melunasi uang makan anak saya yang pertama Lulusan SMA, sehingga ijazah nya pun masih tertahan disekolah. Padahal putra kami sangat ingin sekali melanjutkan sekolahx dengan kuliah di universitas...sehingga kini terpaksa harus terhenti sejenak oleh hambatan itu. Terima Kasih dan Hormat Kami Sekeluarga Buat Ibu Hetifah. Yang sekiranya sudah mau membaca hingga akhir tulisan pesan ini sebagai sedikit cerita pengalaman keluarga kami ini kepada Ibu.

  2. Assalamualaikum,,bisa bantu kami para pekerja potograper buk..kami para pekerja seni di bidang jasa saat ini sangat kesulitan untuk mencari biaya buat membeli alat untuk pekerjaan kami di karnakan semakin mahalnya alat elektronik sekarang..

  3. Assalamu'alaikum bunda saya punya anak sdh 2 th ini lulus SMK tadinya mau melanjutkan kuliah tp blm ada biaya kira2 kalo mendaftar beasiswa kuliah bisa gk bunda, trs bagaimana caranya, mhn bantuan nya biar anak saya bisa masuk kuliah ????

Lihat semua aspirasi