***
Hasil rumusan dari diskusi kelompok Kaltim Summit II bisa diunduh (download) di sini:
Kaltim
Hetifah Apresiasi Kaltim Summit II
Di masa resesnya, Anggota Komisi V DPR RI Hetifah Sjaifudian menghadiri Kaltim Summit II yang digelar di Hotel Grand Senyiur Balikpapan selama dua hari, Selasa (30/7) dan Rabu (31/7). Pertemuan yang membahas Visi Kaltim 2030 itu dihadiri Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Marie Elka Pangestu, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Susilo Siswo Utomo , Staf Khusus Presiden Bidang Pembangunan dan Otonomi Daerah Velix V Wanggai , perwakilan Kementrian, Bupati/Walikota se-Kaltim, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kaltim, akademisi, organisasi kepemudaan, donor dan organisasi internasional lainnya.
Dalam pertemuan itu, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak memaparkan Visi Kaltim 2030 yang ingin menjadikan Kaltim sebagai provinsi yang tak bergantung lagi dengan sektor minyak, gas dan batubaranya atau nonrenewable resources tapi kepada sektor-sektor pariwisata, pertanian dalam arti luas, industri-industri hilirnya dan sektor-sektor renewable resourceslainnya.
Mendengar pemaparan itu, Hetifah memberikan apresiasi kepada Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dan jajarannya yang telah menggelar Kaltim Summit dan merencanakan bagaimana Kaltim ke depan. Menurutnya, Visi Kaltim 2030 yang ingin menjadikan Kaltim sebagai provinsi yang tak bergantung lagi dengan migas dan batubara dan lebih kepada sumber daya yang terbarukan adalah wacana yang telah berkembang selama ini.
“Pak Gubernur mendengar suara-suara itu. Suara kalau rakyat ingin agar provinsi ini maju dengan sektor-sektor pertanian, perkebunan, pariwisata dan industri hilirnya,” tuturnya. Ia mengatakan pembangunan jalan, jembatan, pelabuhan, bandara dan infrastruktur lainnya sangat vital untuk mempercepat mencapai cita-cita itu. Infrastruktur yang menghubungkan daerah-daerah penghasil dengan industri dan juga menghubungkannya dengan kota-kota lain yang ada di Kaltim serta ke daerah lain di Indonesia dan pembeli di luar negeri dapat mempercepat pertumbuhan dan pemerataan perekonomian di Kaltim.
Hetifah yakin, pemerintah dan segenap masyarakat Kaltim bisa mencapai itu. “Sebagai Anggota Komisi V DPR RI yang menangani masalah infrastruktur dan daerah tertinggal, saya akan berusaha memperjuangkan dengan cara peningkatan anggaran infrastruktur bagi Kaltim, kebijakan yang memihak Kaltim, dan kebijakan percepatan pembangunan di perbatasan agar Visi Kaltim 2030 dapat tercapai,” katanya. (media center)

Assalamualaikum wr wb. Salamat pagi. Kpd Yth, IBU Dr.Ir.HetifahMPP. Saya selalu orang tua wali murid.(kelas 4B, SDN 007 jalan Dami kelurahan Sidodamai,) Ingin mengusulkan bantuan beasiswa untuk ke2 anak saya yang Bernama (1 Panaca Arianto ad'ha,) Dan ( Fajar al'amin).yang tidak pernah lagi mendapatkan beasiswa sampai sekarang, dengan hormat, saya bpa SUYANTO dan ibu HAYANI mohon di berikan bantuan beasiswa demi kelanjutan pendidikan ke2 anak kami, Ke2 anak kami anak yang cerdas dan mendapatkan nilai baik dan ke2nya sudah mendapatkan sertifikat Rengking 2 dan 3 di sekolah.
Assalamualaikum wr wb. Kpd Yth
Maaf bu sebelum nya, saya sebagai kakak dari Siswi atas nama Syahrini Juliana Nur dari SDN 006 Loa Janan Kemarin setelah saya cek dibuku tabungan adik saya , dan adek saya dapat sebagai penerima PIP dari Ibu Hj Hetifah. Tapi sayang nya pihak BANK tidak mau memberikan uangnya dengan alasan harus org tua nya atau ibunya langsung. Sedangkan posisi nya sekarang adik saya tinggal dgn saya, karna ibu saya sekarang berada di Kab. mahakam Ulu. Tapi pihak BANK tetap tidak mau tau. Jujur saya sangat sedih karena posisinya adik saya sangat membutuhkan uang PIP ini bu. Karena org tua nya tidak pernah mengirimkan adik saya ini uang untuk kebutuhan sekolahnya. Apakah ada solusi? agar saya bisa mewakili adik saya selain ibu saya ?