Kaltim
Disebut Gubernur Tak Maksimal, Anggota DPR RI Dapil Kaltim Membela Diri
SAMARINDA, tribunkaltim.co.id - Disebut jarang memberikan manfaat kepada Kaltim, Anggota DPR RI dari daerah Pemilihan (Dapil) Kaltim membela diri. Diketahui, dalam Seminar Nasional Blok Mahakam untuk Kaltim, Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak menyebut kinerja wakil Kaltim di Senayan belum jelas, hingga jelang berakhirnya masa jabatan mereka.
"Masukan dari rakyat maupun kepala daerah seperti Gubernur patut dicamkan. Bagi saya, pujian maupun kritik merupakan penyemangat untuk bekerja lebih giat lagi," ujar Anggota Komisi V DPR RI, Hetifah Sjaifudian, Senin (17/2/2014).
Namun, Hetifah mengaku selama menjabat sebagai wakil rakyat Kaltim di Senayan, dirinya telah berupaya keras memerjuangkan Kaltim di tingkat pusat. "Saya pribadi sudah berupaya keras. Apa yang seharusnya dilakukan anggota DPR, saya lakukan. Semua isu-isu dan aspirasi di daerah saya analisis untuk selanjutnya diperjuangkan," sebut politisi asal Golkar ini.
Wakil rakyat Kaltim di pusat, lanjut Hetifah, sejatinya telah membentuk Forum DPR dan DPD RI Kaltim. Namun, Hetifah pun mengakui, sejauh ini forum tersebut belum berperan maksimal seperti yang diharapkan.
"Pemprov maupun anggota DPR RI sendiri harus saling pro aktif menjalin komunikasi. Tidak mudah, karena kita di DPR ini tersekat oleh partai, fraksi, maupun komisi. Pemprov harus serius mengundang anggota DPR asal Kaltim untuk duduk bersama, jangan undangan hanya lewat fax. Kalau saya pribadi, ada pelantikan, rembug, musrenbang kalau diundang pasti datang. Karena memang itu kerjaan wakil rakyat, dan masukan saat musrenbang itu jadi amunisi saya untuk berjuang di pusat," urai Hetifah.
.
Sumber: TribunKaltim, 17 Februari 2014

Kapan dapat besiswa
Beasiswa
Ingin mengajukan beasiswa untuk anak SMP