Politik dan Perempuan
Fraksi Partai Golkar Terima Audiensi Forum Pengada Layanan
115 lembaga layanan yang tergabung dalam Forum Pengada Layanan (FPL) bagi perempuan korban kekerasan, kemarin (11/10), melakukan Audiensi dengan Fraksi Partai Golkar terkait usulan Rancangan Undang Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS).
Ditemui oleh Anggota Fraksi Partai Golkar, Endang Maria Astuti, Firmandez, Elion Numberi, Dewi Asmara, dan Andi Fauziah Pujiwatie Hatta, FPL mengungkapkan bahwa Catatan Tahunan Komnas Perempuan yang sebahagian besar dihimpun dari FPL berasal dari 31 provinsi di Indonesia, sejak tahun 2012 hingga 2015 terdapat 11.024 perempuan korban kekerasan seksual yang dilaporkan dan ditangani. Data menunjukan bahwa setiap hari 35 wanita Indonesia mengalami kekerasan seksual.
Data yang dihimpun oleh FPL di tahun 2014 tercatat 45 persen perempuan korban kekerasan seksual masih berusia anak. Pelaku kekerasan seksual 85 persen adalah orang terdekat korban dari orang tua, saudara, suami, pacar, tetangga, teman, dan guru yang dilakukan dengan ancaman/ intimidasi dan kekerasan, tipu daya /tipu muslihat /bujuk rayu. Disamping itu, data FPL menjukan bahwa 85 persen akses ke Layanan untuk perempuan korban kekerasan seksual dari mulai medis hingga pemulihannya disediakan oleh lembaga pengadaya layanan masyarakat /LSM.
Perwakilan dari FLP, Sri Mulyati, menambahkan bahwa saat ini dalam 1 jam, terjadi 3 kasus kekerasan di Indonesia. Untuk itu, sudah seharusnya Negara menyiapkan perangkat hukum berupa Undang-Undang yang menjamin pencegahan, penanganan dan pemulihan korban.
Peraturan yang ada sekarang masih belum mengakomodir itu semua, dan harapan kami RUU PKS dapat segera dibahas dan disahkan. Karena RUU PKS sudah secara komprehensif dalam mengakomidir kekurangan dalam peraturan sebelumnya.
Menanggapi hal itu, Endang Maria Astuti, Anggota Komisi VIII, menjelaskan bahwa saat ini dikomisi VIII sudah memasukkan RUU PKS dalam Prioritas Legislasi Nasional (Prolegnas) 2016. Disini, kekerasan seksual sendiri memang harus dilihat secara komprehensif ke semua gender dan umur. Jadi RUU ini pasti akan kami bawa dalam agenda Fraksi Partai Golkar dan Komisi yang bersangkutan.
Selain itu, Perwakilan FLP yang terdiri dari 10 orang, menyerahkan Naskah Akademik terkait RUU PKS.
Draft RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, dapat dilihat pada link dibawah ini :

Assalamualaikum ibu mau tanya beasiswa PIP gelombang 2 kapan cair?bnyk yg bilang bulan ini cair Bu????anak berharap sangat biar bisa beli tas baru
Halo Bapak/Ibu, Saya ingin memohon bantuan dan pertimbangan untuk dapat diusulkan melalui jalur Aspirasi KIP Kuliah. Saya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas dan sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Saat ini saya mengalami kendala pada data desil sehingga proses KIP Kuliah reguler menjadi terhambat, padahal saya sudah mengikuti proses seleksi di perguruan tinggi. Apabila masih terdapat kesempatan atau kuota jalur aspirasi, saya sangat berharap Bapak/Ibu berkenan mempertimbangkan dan memberikan arahan mengenai persyaratan maupun prosedurnya. Saya siap melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan. Atas perhatian dan bantuan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Halo Bapak/Ibu, Perkenalkan, saya Fatania, calon mahasiswa tahun 2026. Saya ingin memohon bantuan dan pertimbangan untuk dapat diusulkan melalui jalur Aspirasi KIP Kuliah. Saya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas dan sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Saat ini saya mengalami kendala pada data desil sehingga proses KIP Kuliah reguler menjadi terhambat, padahal saya sudah mengikuti proses seleksi di perguruan tinggi. Apabila masih terdapat kesempatan atau kuota jalur aspirasi, saya sangat berharap Bapak/Ibu berkenan mempertimbangkan dan memberikan arahan mengenai persyaratan maupun prosedurnya. Saya siap melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan. Atas perhatian dan bantuan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.