Politik dan Perempuan
Legislator Golkar Minta Kampanye Negatif Tidak Dilarang
Rimanews - Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan, kampanye negatif tidak perlu dilarang oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).
Hal itu diungkapkan Hetifah saat menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang membahas Peraturan Bawaslu (Perbawaslu) di Gedung DPR RI, Jakarta, Jumat (14/10/2016).
Kata anggota DPR RI dari Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara itu, yang perlu dimasukkan dalam peraturan Bawaslu adalah melarang kampanye hitam (black campaign)
"Tadi dalam slide paparan Bawaslu tertulis larangan kampanye negatif. Saya kira ini tidak perlu dilarang. Kampanye negatif kan membeberkan sisi negatif calon kepala daerah berdasarkan fakta-fakta. Jadi masyarakat bisa tahu kekurangan calon," ujar politisi Partai Golkar
Hetifah juga meminta agar Bawaslu memberi perhatian lebih terhadap kampanye pasangan calon (Paslon) melalui media sosial (Medsos).
"Dalam Parbawaslu ini setiap akun kampanye medsos harus didaftarkan. Ini bagaimana mekanisme pengawasan Bawaslu," kata Hetifah.
Senada dengan Hetifah, Anggota Komisi II dari PDIP, Arteria Dahlan mengatakan, pelarangan kampanye negatif sah-sah saja dan tidak perlu dilarang.
"Saya seperti Ibu Hetifah. Menurut saya kampanye negatif tidak perlu dilarang. Kampanye negatif itu pendidikan politik," kata Arteria.
*) sumber : http://rimanews.com/nasional/politik/Legislator-Golkar-Minta-Kampanye-Negatif-Tidak-Dilarang.

Assalamualaikum bu izin bertanya kira kira kalau atap seng rumah habis bocor sampai habis lantai yang terbuat dari papan jadi rapuh,ingin merenovasi mandiri tapi terkendala biaya,apakah ada pembagian atap seng gratis????????
Assalamualaikum... ibu, perkenalkan sy idman, warga kabupaten paser. Selamat Ulang Tahun ibu, Semoga ibu sll dalam perlindungan dan Rahmat Allah SWT, sehat dan sukses dunia akhirat.. Aamiin.. mohon maaf dan izin ibu menyampaikan via IG dan FB, anak2 kami yg bersekolah di MAN IC Paser, ada 5 orang siswa-siswi yang memperoleh kesempatan dan terpilih sebagai peserta Program Madrasah Goes Abroad (MGA) Tahun 2026 dari Kementrian Agama RI, (pendampingan LoA dan Beas Siswa Luar Negeri). Kami berharap ibu sebagai wakil kami warga kaltim dapat memberikan doa dan dukungan untuk anak2 kami dari Paser untuk bisa melanjutkan kuliah keluar negeri. Terima kasih atas respon, doa dan bantuan Ibu.. ????????????
buk Kutai Barat dan mahulu tolong perhatikan asap nya dah kuning di mahulu