Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) bagi pelaku kuliner tradisional.
BERLANGSUNG di Ruang Mancong, Hotel Mesra –Kota Samarinda– Senin 1 Juli 2024, acara ini juga dihadiri Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Hetifah Sjaifudian, dan Ketua Tim Pemasaran Musik, Fesyen, dan Permainan Feryandi.
Selain itu, hadir pula Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim Dahlia, serta Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD GIPI Kaltim Joko Purwanto.
Ada dua narasumber yang diadirkan dalam bimtek ini. Pertama adalah Sekretaris DPD GIPI Kaltim sekaligus Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Perkumpulan Penyelenggara Jasaboga Indonesia (PPJI) Kaltim Fitriyana Zoelkifli. Kedua adalah Chef Supriyadi Hadisuwarno, Ketua Badan Pengurus Daerah (BPD) Indonesian Chef Association (ICA) Kaltim.
Dalam sambutannya, Wakil Ketua Bidang Organisasi DPD GIPI Kaltim Joko Purwanto mengatakan, DPD GIPI Kaltim sebenarnya merupakan representasi dari seluruh asosiasi pariwisata di Benua Etam. Makanya, keberadaannya harus bersinergi dengan semua pihak. Baik eksekutif, legislatif, dan stakeholder terkait.
“Pariwisata harus menjadi leading sector di Kaltim. Di kabupaten/kota banyak yang punya potensi. Maka pertanyaannya, apa yang harus kita siapkan, terlebih dengan keberadaan IKN (Ibu Kota Negara, Red.),” katanya. “Untuk itu sinergitas GIPI dan pemerintah daerah perlu terus ditingkatkan demi kemajuan pariwisata Kaltim,” sambung Joko Purwanto.
Joko Purwanto menegaskan, sinergitas sangat diperlukan. Terutama dengan pihak eksekutif. Dalam hal ini Dinas Pariwisata (Dispar) Kaltim. “Dispar Kaltim juga harus bersinergi dengan GIPI. Ajak saja kami. Ini semua (DPD GIPI Kaltim, Red.) isinya asosiasi semua,” ucapnya. “Dengan hadirnya GIPI di Kaltim akan membantu meringankan tugas Dinas Pariwisata dalam memajukan pariwisata karena semua stakeholder langsung di bawah naungan GIPI,” timpal Joko Purwanto.
Dia mengingatkan, di tahun ini, ada banyak agenda penting yang terjadi di Kaltim. Salah satunya adalah pelaksanaan peringatan 17 Agustus di IKN. Joko Purwanto bahkan menyebut, semua akomodasi di Agustus nanti telah di-booking khusus untuk tamu undangan di sana. “Ini berkah bagi Kaltim,” tegasnya.
Berkaitan dengan kuliner, Joko Purwanto sangat bersyukur sejumlah kabupaten/kota di Kaltim memiliki ikonnya tersendiri. Di Kota Balikpapan, misalnya, kini dikenal dengan kuliner seafood. “Balikpapan pusat pusat kuliner seafood. Kami berterima kasih ini ada di sana. Dimana seafood-seafood itu semua tinggal dikemas,” sebutnya. (fai)
*) sumber : kliksamarinda.com

Assalamualaikum Salam Sejahtera untuk ibu .... Ibu ......adakah wadah penggiat untuk para wanita2 ataupun ibu2 agar hati rasa mereka bisa terdengarkan?terkadang wanita harus tetap harus stabil menjaga kewarasan mereka demi stabilitas Rumah tangga tanpa mereka harus terdengar pula seperti apa pilu mereka. ...tampak sederhana ibu .....akan tetapi wanita ataupun ibu adalah pondasi kokohnya regenarasi yg maju ..... Ibu......ketika wanita punya wadah untuk bisa hanya didengar maka kelola rasa mereka akan Restart kembali hingga segala perencanaan untuk kestabilan pengelolaan Runah tangga akan lebih Efesiensi lagi Kami berharap Ibu dapat mewujudkan mimpi kami untuk kami ada wadah tsb Wassalamualaikum Salam Sukses Selalu Ibu.....????????
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua. Keluarga saya kurangmampu malah dapa dsil 5 kenapa bisah begini
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua