Jasa keuangan seperti tabungan dan kredit seharusnya dapat dinikmati oleh banyak pihak, tidak hanya oleh masyarakat menengah ke atas saja. Pada kenyataannya, saat ini jasa keuangan yang disajikan oleh lembaga keuangan konvensional (bank) hanya dapat diakses oleh masyarakat kelas menengah ke atas. Khusus untuk kredit usaha, mayoritas usaha kecil di Indonesia (sekitar 90% dari total unit usaha di Indonesia menurut data dari Kementerian Koperasi dan UKM tahun 2006) belum dapat mengakses kredit usaha ke bank, padahal kelompok ini merupakan kelompok penting karena penyerapan tenaga kerja yang tinggi. Pentingnya LKM bagi masyarakat miskin telah terbukti terutama dari adanya penghargaan Nobel kepada salah satu pendiri LKM terbesar di dunia yaitu Prof. Yunus di Bangladesh.
Alternatif bagi kelompok usaha kecil dan menengah pada khususnya atau kelompok miskin pada umumnya adalah jasa lembaga keuangan mikro. Di Indonesia, termasuk di Bandung, lembaga keuangan ini sudah banyak tersebar, antara lain dalam bentuk koperasi simpan pinjam, baitul maal wat tamwil (BMT), kegiatan simpan pinjam yang didorong oleh LSM, bahkan termasuk program-program kredit bagi UKM yang diluncurkan oleh pemerintah sendiri. Kesemuanya merupakan upaya alternatif penyediaan jasa keuangan mikro bagi kelompok miskin dan kecil. Hanya umumnya LKM ini masih bergerak di bidang simpan pinjam saja.
Dalam rangka meningkatkan peranan LKM di Kota Bandung, pemerintah Kota Bandung dapat berperan sebagai fasilitator bagi LKM-LKM tersebut. Peran ini antara lain diwujudkan dengan: 1) Pemberian insentif/reward bagi LKM yang dinilai mempunyai inovasi dalam mengembangkan jasa layanan bagi kelompok miskin (misalnya di luar kredit, mengembangkan skema asuransi usaha bagi kelompok miskin); 2) Mendorong pelatihan atau training bagi inovasi baru di bidang keuangan mikro seperti penyediaan sistem jaminan kredit macet.

assalamualaikum ibu dewan, saya ingin mendapatkan bantuan pip, jessica lady pringgacela siswi smkn 4 balikpapan, orang tua berpenghasilan 3,5 jt perbulan, dan rumah kontrak
Kepada yth Bunda ,Mohon bantuannya Bunda , sudah lama saya mengamdi ke partai GOLKAR saya belum pernah saya di bantu ,,, kumohon kepala Bunda , bisa memperhatin dan merespon nya kepada saya dan saya punya Kartu GOLKAR bersama istri ku pada zaman tidak enak .
Asalamualaikum Ibu dewan yg terhormat,,,, kenapa program PIP untuk anak SMP di kukar tidak ada ada lagi,, khususnya SMPN O3 loa janan, desa tani bakti