Bukan main gembira wajah Mutmainah. Putri ketiga Oemar Dhani asal Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) ini tak menyangka dirinya akan berkuliah di Fakultas Hukum Universitas Mulawarman (FH Unmul). Betapa tidak, ayahnya hanya seorang sopir angkot yang berpenghasilan Rp 40 ribu setiap hari.
“Setiap bulan saya harus membayar rumah kontrakan dengan harga sewa Rp 350 ribu per bulan. Jadi mana mungkin saya bisa membiayai anak sulung saya sampai perguruan tinggi,” ungkap Oemar Dhani sebagimana dikutip dari Media Indonesia (Kamis, 21 Oktober 2010).
Mutmainah mengaku bercita-cita ingin menjadi pengacara. Ia bersyukur sekali mendapatkan beasiswa yang diberikan oleh Kementrian Pendidikan Nasional (Kemendiknas) sebesar Rp 5 juta per semester lewat program Bidik Misi. Dengan mendapatkan beasiswa tersebut, Mutmainah tentu memiliki kesempatan untuk meraih cita-citanya menjadi pengacara.
Masih di Kaltim, Putri Riza Anggaraini (18) dari FKIP PGSD Unmul juga mendapatkan beasiswa. Putri dari Haryati yang kini duduk di semester 1 ini tak menyangka akhirnya akan mendapatkan beasiswa dari Kemendiknas. Jika Mutmainah bercita-cita menjadi pengacara, Putri bercita-cita ingin menjadi guru.
"Sebagai perguruan tinggi milik negara, PTN harus menerapkan sikap ramah sosial. Tidak hanya membuka akses bagi keluarga miskin, tetapi juga memperlakukan mereka dengan baik. Jangan melayani setengah hati, apalagi pakai proses yang berbelit-belit," ujar Mendiknas M. Nuh seperti dikutip harian Suara Karya.
Ketika ditanya tentang kemampuan finansial PTN yang berbeda-beda, sehingga PP tersebut dianggap berat oleh sebagian PTN, Nuh mengatakan, penerapan kuota 20% itu dilakukan secara bertahap. Mulai dari SPP (sumbangan penyelenggaraan pendidikan) saja, atau SPP ditambah dana untuk biaya hidup.

assalamualaikum ibu dewan, saya ingin mendapatkan bantuan pip, jessica lady pringgacela siswi smkn 4 balikpapan, orang tua berpenghasilan 3,5 jt perbulan, dan rumah kontrak
Kepada yth Bunda ,Mohon bantuannya Bunda , sudah lama saya mengamdi ke partai GOLKAR saya belum pernah saya di bantu ,,, kumohon kepala Bunda , bisa memperhatin dan merespon nya kepada saya dan saya punya Kartu GOLKAR bersama istri ku pada zaman tidak enak .
Asalamualaikum Ibu dewan yg terhormat,,,, kenapa program PIP untuk anak SMP di kukar tidak ada ada lagi,, khususnya SMPN O3 loa janan, desa tani bakti