Babakan Siliwangi, Saksi Para Calon Walikota

Bandung - Bakal calon walikota Bandung ramai-ramai cari dukungan dari kalangan aktivis lingkungan hidup. Mimbar bebas pun jadi ajang promosi bakal calon pemimpin Kota Bandung lima tahun ke depan.Acara yang digelar Koalisi Masyarakat Bandung Bermartabat (KMBB), Forum Penyelamat Lingkungan Hidup (FPLH), DPLKTS dan WALHI Jabar ini merupakan rangkaian acara dalam rangka memperingati hari lingkungan hidup sedunia yang jatuh pada 5 Juni.

Mereka yang hadir adalah Taufikurahman calon walikota dari PKS, pasangan calon independen Synar Budhi dan Ari Ahmad. Hudaya Prawira hadir tanpa didampingi oleh Nahadi yang menjadi pasangannya. Selain itu juga hadir Hetifah yang santer dibicarakan akan maju menjadi calon walikota dan datang juga calon wakil walikota dari PDIP, Ayi Vivananda.

"Acara ini pada awalnya untuk memperingati hari lingkungan hidup sedunia. Tapi akhirnya kita berfikir kenapa tidak sekalian undang calon walikota. Karena masalah lingkungan hidup juga merupakan masalah pemerintah kota dan mumpung mereka belum terpilih, kita lihat dulu apa pandangan mereka terhadap masalah lingkungan hidup," kata Ketua Divisi Advokasi KMBB yang sekaligus panitia acara, Taufan Suranto saat ditemui di arena ketangkasan adu domba tempat mimbar bebas berlangsung, Kamis (5/6/2008).

Dalam acara yang juga dihadiri oleh para aktifis lingkungan dan mahasiswa itu, semua bakal calon mengumbar janji akan menata lingkungan dan mempertahankan ruang terbuka hijau (RTH) di wilayah Bandung. Mereka sama-sama berjanji tidak akan merestui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) dan menolak rencana pembangunan kondomunium di Babakan Siliwangi.

Sampai akhir acara, calon incumbent yang diusung oleh Golkar, Dada Rosada tidak hadir. Padahal menurut panitia undangan sudah disampaikan. "Sebenarnya beliau sudah diundang, tetapi tidak datang. Memang undangan kita tidak secara langsung ke yang bersangkutan tapi melalui orang terdekatnya. Sama seperti undangan yang lain yang hadir saat ini," ungkap Taufan Suranto. ( afz / lom, Andrian Fauzi - detikBandung )

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Saya tumbuh di lingkungan yang membuat saya sadar, pendidikan bukan hadiah, tapi jalan. Karena itu saya tidak mau berhenti di tengah. Kalau diberi beasiswa, saya akan pakai waktu dan tenaga untuk belajar sungguh-sungguh. Bukan hanya untuk nilai, tapi supaya nanti saya bisa balik dan ngasih manfaat ke orang-orang yang dulu dukung saya. Saya percaya, ilmu yang baik itu ilmu yang dibagikan. Dan saya ingin jadi salah satu orang yang membuktikannya.

  2. *Aspirasi Saya* Saya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar dapat meningkatkan ilmu dan keterampilan. Dengan beasiswa ini, saya berharap bisa belajar dengan tenang tanpa memikirkan kendala biaya. Setelah lulus, saya ingin menggunakan ilmu yang saya dapat untuk bekerja dan membantu keluarga serta masyarakat di lingkungan saya. Saya akan berusaha belajar sebaik mungkin dan menjaga nama baik penerima beasiswa. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

Lihat semua aspirasi