Opini
Catatan Perjalanan Reses (1)
Berdaya Bersama Perempuan Al Hidayah Kota Tarakan
Kemarin (3/11), saya bertemu dengan kelompok pengajian Al Hidayah Kota Tarakan. Saya senang karena melihat antusiasme kader pengajian Al Hidayah yang sangat besar dengan pertemuan ini. Mereka berterus terang baru kali ini diundang secara resmi oleh anggota DPR RI yang mewakili daerah mereka untuk bersilaturahmi dan menyampaikan aspirasi.
Sebagai organisasi masyarakat (ormas) yang memiliki kader di seluruh Provinsi Kaltara, pengajian Al hidayah menyampaikan keinginan yang besar untuk memperoleh peluang berpartisipasi dalam proses pembangunan Kaltara. Untuk itu Pengajian Al Hidayah menyatakan siap mendukung dan bekerja sama dengan stakeholder terkait.
Tanpa membuang waktu kami membahas berbagai peluang agar Al Hidayah bisa berpartisipasi dalam pembangunan Kaltara. Salah satunya adalah pemberdayaan ekonomi untuk perempuan. Sebagai kota transit Provinsi Kaltara, Kota Tarakan menjanjikan potensi pasar yang besar bagi kreativitas masyarakat membangun usaha di bidang kuliner, kerajinan maupun jasa lainnya.
Potensi inilah yang hendak dijawab oleh para kader Al Hidayah untuk menyelesaikan keterbatasan akses ekonomi bagi perempuan di Kota Tarakan.
Saya senang bahwa saya bisa ambil bagian dalam proses ini. Saya senang bisa memotivasi banyak perempuan untuk semakin berdaya.
Kami akhiri pertemuan kami dengan makan siang bersama dan janji untuk meneruskan kerjasama ini secara konkrit di kemudian hari.

saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat
ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh
pendapat saya ini bisa menjadi bantuan yg sngat berguna