Hetifah: Banyak Pengaduan ke DPR Terhambat di Sekjen

Iman Firdaus - Jurnalparlemen.com Senayan - Badan Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR mengeluhkan banyaknya surat-surat dan pengaduan masyarakat ke DPR yang terhambat karena birokrasi di Sekretariat Jenderal DPR. Kejadian semacam ini tentu saja akan merugikan anggota Dewan. Sebab, muncul kesan mereka tidak merespons keluhan masyarakat dengan baik. Hal itu mengemuka pada Rabu (26/5) malam, saat BURT mengadakan rapat membahas persoalan pengaduan masyarakat. "Menyedihkan sekali bagaimana kesekjenan menangani delegasi atau surat-surat aduan untuk berbagai isu. Pantas masyarakat tidak puas," kata anggota BURT dari Fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian kepada Jurnalparlemen.com, Rabu (26/5) malam. Selama ini, menurut Hetifah, penanganan atas surat dan delegasi ditangani terlalu birokratis dan administratif namun tidak ada jaminan bakal mendapatkan respons dari pihak yang bertanggung jawab. Karena itu, BURT mengusulkan harus ada reformasi mendasar dan dibuat task force semacam ombudsman yang membantu pimpinan melakukan investigasi, mediasi dan menindaklanjuti keluhan masyarakat dengan indikator yang jelas, termasuk membuat saluran untuk mendekatkan diri dengan masyarakat. "misalnya, buat saja saluran hotline, pengaduan via internet atau memfungsikan rumah aspirasi di daerah," lanjut anggota Dewan daerah pemilihan Kalimantan Timur ini. (imf/zik)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat

  2. ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh

Lihat semua aspirasi