Samarinda – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian terus menunjukkan kepedulian terhadap pengendalian Covid-19 di Kaltim. Salah satu langkah konkrit yang dilakukan yakni menggelar vaksinasi massal.
Hetifah menyampaikan, tak kurang dari 31.440 dosis vaksin akan didistribusikan ke berbagai kabupaten/kota di Kaltim selama September 2021. Adapun daerah yang menjadi titik vaksinasi massal tersebut, yakni Samarinda, Balikpapan, Penajam Paser Utara, Paser, Kutai Kartanegara, Kutai Barat, Mahulu, Bontang, Kutai Timur, dan Berau.
Sebagai Wakil Rakyat dari Dapil Kaltim, Hetifah memahami, saat ini di Kaltim masih berada dalam masa genting Covid-19.
“Walau grafik Covid-19 di Kaltim mulai melandai, saat ini, 8 dari 10 kabupaten kota di Kaltim masih zona merah. Ini menunjukkan ada 51 kasus positif atau aktif setiap harinya. Vaksinasi sangat krusial untuk mencegah grafiknya meningkat lagi,” kata Hetifah.
Hetifah Sjaifudian yang bermitra dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan ini menekankan pentingnya vaksinasi bagi tenaga kependidikan.
“Saat ini, baru beberapa daerah dan sekolah di Kaltim yang bisa melaksanakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM). PTM dapat dilaksanakan secara optimal hanya jika guru melewati syarat kelengkapan vaksinasi. Ini juga mencegah adanya cluster baru di sekolah. Oleh karena itu, saya dorong para guru dan tenaga kependidikan untuk memanfaatkan vaksinasi massal ini,” ucap Hetifah.
Hetifah juga ajak masyarakat umum untuk tidak ragu menerima vaksin agar Kaltim dapat segera pulih.
“Vaksin terbukti aman dan dapat menekan penyebaran Covid-19. Proses vaksinasi massal ini mudah dan gratis. Saya yakin pasti masyarakat sudah jenuh dengan beragam pembatasan sosial akibat Covid-19. Oleh karena itu, ayo semangat ikut vaksin agar Kaltim dapat kembali normal,” tambah perempuan yang kini juga menjabat Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat DPP Golkar tersebut.
Hetifah apresiasi sinergi solid berbagai pihak dalam kelancaran vaksinasi massal di Kaltim tersebut.
“Vaksinasi ini tidak akan terselenggara dengan optimal tanpa sinergi dan kolaborasi yang baik. Saya sampaikan terima kasih kepada Yellow Clinic Golkar, Rudi Mas’ud ketua DPD Golkar Kalimantan Timur, serta para ketua DPD Golkar di tiap kabupaten kota di Kaltim. Yellow Clinic Pusat sudah melaksanakan 200.000 dosis vaksin dan menyebar ke berbagai provinsi termasuk Kaltim. Bersama, kita berikan yang terbaik bagi masyarakat Kaltim,” pungkasnya.
*) sumber : Kaltim Today

Assalamualaikum Salam Sejahtera untuk ibu .... Ibu ......adakah wadah penggiat untuk para wanita2 ataupun ibu2 agar hati rasa mereka bisa terdengarkan?terkadang wanita harus tetap harus stabil menjaga kewarasan mereka demi stabilitas Rumah tangga tanpa mereka harus terdengar pula seperti apa pilu mereka. ...tampak sederhana ibu .....akan tetapi wanita ataupun ibu adalah pondasi kokohnya regenarasi yg maju ..... Ibu......ketika wanita punya wadah untuk bisa hanya didengar maka kelola rasa mereka akan Restart kembali hingga segala perencanaan untuk kestabilan pengelolaan Runah tangga akan lebih Efesiensi lagi Kami berharap Ibu dapat mewujudkan mimpi kami untuk kami ada wadah tsb Wassalamualaikum Salam Sukses Selalu Ibu.....????????
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua. Keluarga saya kurangmampu malah dapa dsil 5 kenapa bisah begini
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua