Kaltim
Ikut Kawal Perjuangan DOB
NUNUKAN – Anggota Komisi II DPR RI Hetifah Sjaifudian mendatangi langsung salah satu kawasan perbatasan Indonesia-Malaysia, tepatnya di Kecamatan Lumbis Ogong, Kabupaten Nunukan, sejak Selasa (2/8) hingga kemarin (3/8).
Kunjungan ini dilakukan untuk melihat langsung minimnya infrastruktur di perbatasan ini. Menurut Hetifah, sarana infrastruktur jalan, pendidikan, serta kesehatan, perlu menjadi skala prioritas pemerintah dalam membangun wilayah perbatasan di kecamatan ini. Menurutnya, minimnya sarana pendidikan serta pelayanan publik tidak bisa dibiarkan berlarut-larut, dan membutuhkan solusi yang kongkret dari pemerintah pusat dan daerah.
Dalam dialog bersama masyarakat di dua desa Lumbis Ogong, yakni desa Binter dan Labang, Hetifah menerima banyak masukan dari masyarakat. “Komunikasi ini tidak hanya menjadi sebatas dialog, melainkan ada sebuah catatan dan menjadi amanah yang akan kami perjuangkan di pusat,” ujarnya kepada Radar Tarakankemarin (4/8).
Menurutnya, salah satu solusi yang dapat diterapkan pada wilayah perbatasan ini, yakni dengan pemekaran sebuah wilayah. Seperti yang menjadi keinginan masyarakat selama ini, yang ingin memekarkan diri dari Kabupaten Nunukan, menjadi Kabupaten Bumi Dayak (Kabudaya) yang meliputi Kecmatan Sebuk, Kecamatan Tulin, Kecamatan Sembakung Atulai, dan Kecamatan Lumbis Ogong.
Di hadapan warga, Hetifah turut menjelaskan dalam pengesahan sebuah daerah otonomi baru, tentunya membutuhkan proses yang cukup panjang. Sehingga ia juga meminta kepada masyarakat agar secara bersama-sama mengawal terbentuknya sebuah kabupaten yang nantinya memiliki ibu kota di Kecamatan Sebuku. “Ini perlu pengawalan bersama-sama,” jelasnya. Proses pembentukan DOB Kabudaya saat ini masih dalam tahap Desain Besar Penataan Daerah (Desertada) 2016-2017.
Ketua Dewan Pendiri Pemuda Penjaga Perbatasan RI, Lumbis mengatakan, dengan kunjungan dari Hetifah ke Lumbis Ogong ini, diharapkan tidak hanya sebatas seremonial belaka. “Kami harap kunjungan ini ada aksi yang nyata pada saat di pusat nanti,” ungkapnya. (*/pck/ash)
Sumber (http://webcache.googleusercontent.com/search?q=cache:http://kaltara.prokal.co/read/news/5399-ikut-kawal-perjuangan-dob.html).

saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat
ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh
pendapat saya ini bisa menjadi bantuan yg sngat berguna