Kukar Bahas Infrastruktur dengan Komisi V DPR

JAKARTA (22/10) - Komisi V yang membidangi Infrastrukur dan Perhubungan DPR RI menerima 74 orang stakeholder penting kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa 22 Oktober 2013. Pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam itu dihadiri Pimpinan Komisi V Laurens Bahang Dama dan sejumlah anggota yakni Hetifah Sjaifudian, Lasarus, dan Yudi Widiana Adia. Adapun perwakilan dari Kutai Kartanegara terdiri dari jajaran perangkat daerah Kukar mulai dari Bupati, Wakil Bupati, dan pimpinan SKPD, DPRD, Sultan Kutai Kartanegara, Kapolres KuKar, Kejaksaan, Pengadilan Negeri Tengarong, Dandim, serta Camat. Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari, pada kesempatan itu menjelaskan mengenai kondisi wilayahnya. Permasalahan khusus yang diangkat adalah rusaknya jalan nasional terutama ruas jalan simpang tiga Loa Janan menuju Tenggarong sepanjang 26,5 KM yang kondisinya berlubang, berlumpur, berdebu dan rusak berat. Kerusakan infrastruktur menjadi ironi mengingat kabupaten Kutai Kartanegara merupakan kabupaten terkaya, dimana setiap tahunnya menyetor Rp.150 Triliun ke Pemerintah Pusat. Sedangkan APBD Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2013 ini mencapai Rp. 9,24 Triliun. Jalan nasional di Kabupaten Kutai Kartanegara sepanjang 163 Km namun yang paling prioritas untuk ditangani adalah jalan nasional sepanjang 26,5 Km ini. Komisi V menyambut baik usulan ini dan akan berupaya untuk memperjuangkan agar pelebaran dan perbaikan ruas jalan Loa Janan-Tenggarong bisa tuntas di tahun depan. “Akses jalan merupakan hal yang sangat penting, menghubungkan satu daerah ke daerah lain, sehingga pasti akan kita perjuangkan,” kata Ketua Komisi V Laurens. Anggota Komisi V DPR RI dapil Kalimantan Timur, Hetifah Sjaifudian secara pribadi mengaku bangga dan haru melihat kesungguhan dan kekompakan stakeholder Kukar dan sekaligus optimistis bahwa pertemuan ini akan menghasilkan sesuatu yang kongkrit. “Kami akan kawal agar usulan ini dapat terealisasikan, apalagi saat ini Komisi V juga sedang membahas RAPBN 2014. Mudah-mudahan keluhan dari masyarakat dan pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dapat dicarikan solusinya segera, dan semua terealisasi nyata tahun 2014,” ujarnya. Pada RAPBN 2014 untuk Kabupaten Kutai Kartanegara telah diusulkan anggaran sebesar 167 miliar untuk pemeliharaan rutin jalan dan jembatan, serta pelebaran/pembangunan jalan dan jembatan baru termasuk 40 miliar untuk pembangunan jembatan Loa Kulu. Sebagai konsekuensi dari aspirasi yang disampaikan rombongan dari Kutai Kartanegara ini adalah perlu penambahan anggaran sebesar minimal 80 miliar rupiah. Menjadi tugas Komisi V untuk memenuhinya.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat

  2. ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh

Lihat semua aspirasi