Respons Komisi X DPR Soal Pengaturan Skor di Sepak Bola Indonesia

JawaPos.com - Ramainya kasus pengaturan skor ternyata belum menarik minat Komisi X DPR RI untuk membahasnya pada Rabu (16/1) ketika memanggil PSSI di gedung DPR. Malahan, dalam rapat tersebut, PSSI hanya dimintai penjelasan soal naturalisasi pemain. Sebab, ada pemain naturalisasi baru asal Nigeria bernama Egwuatu Godstime Ouseloka yang membela Aceh United.

Komisi X berkilah ingin punya waktu khusus untuk membahas isu pengaturan skor yang saat ini menjadi perhatian publik. Hal itu dikatakan salah satu anggota Komisi X Hetifah Sjaifudian.

Menurut dia, pihaknya memang sengaja tidak secara detail menanyai PSSI soal pengaturan skor. Sebab, PSSI belum menyiapkan data untuk menjabarkan masalah itu kepada Komisi X.

"Tapi, kami memang sudah melakukan pembahasan. Yang paling penting kami sedang menyiapkan pertemuan khusus," ucapnya.

Anggota DPR dari Fraksi Golkar itu mengapresiasi upaya Satgas Antimafia Bola. Dengan begitu, ketidakpercayaan publik akan hilang secara perlahan. "Ya, semoga nanti tata kelola PSSI bisa lebih baik," ujarnya.

Dalam audiensi dengan Komisi X, PSSI diwakili anggota exco Gusti Randa. Dia menyatakan tidak masalah jika memang harus menjelaskan masalah pengaturan skor. Menurut dia, PSSI pasti memberikan dukungan untuk pembenahan federasi.

Gusti menyatakan cukup kaget atas adanya kasus pengaturan skor dalam kompetisi sepak bola Indonesia. Sebab, sejak awal kompetisi dimulai, yang dikhawatirkan PSSI justru kerusuhan suporter. "Kami justru berpikir dari sisi keamanan seperti apa untuk mencegah itu. Jadi, waktu ada pengaturan skor, kemudian oknum exco dan wasit terlibat, sangat mengagetkan," terangnya.

Gusti juga tidak memberikan ampun kepada anggota PSSI yang terlibat pengaturan skor. Dia menegaskan, staf departemen wasit Mansyur Lestaluhu harus angkat kaki dari PSSI. "Dia (Mansyur) harus out. Kami tidak pandang bulu masalah seperti ini," ujarnya.

Dia juga tidak memusingkan jika posisi Mansyur nanti kosong. Gusti yakin beberapa staf lain yang lebih baik bisa menggantikan posisi Mansyur. "Siapa pun kan bisa ditugasi. Kami ada asosiasi wasit. Tidak ada masalah. Jumlahnya mencapai 900 orang di dalamnya," bebernya.

Sementara itu, jika Gusti sudah mengisyaratkan akan mendepak Mansyur, Komisi Disiplin PSSI memilih tidak gegabah. Sebagaimana yang dijelaskan Ketua Komdis PSSI Asep Edwin, pihaknya belum masuk tahap pembicaraan untuk mencopot Mansyur. "Tapi, kasus itu tetap jadi perhatian kami," ungkapnya.

*) sumber : https://m.jawapos.com/sepak-bola/sepak-bola-indonesia/17/01/2019/respons-komisi-x-dpr-soal-pengaturan-skor-di-sepak-bola-indonesia/

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum bu izin bertanya kira kira kalau atap seng rumah habis bocor sampai habis lantai yang terbuat dari papan jadi rapuh,ingin merenovasi mandiri tapi terkendala biaya,apakah ada pembagian atap seng gratis????????

  2. Assalamualaikum... ibu, perkenalkan sy idman, warga kabupaten paser. Selamat Ulang Tahun ibu, Semoga ibu sll dalam perlindungan dan Rahmat Allah SWT, sehat dan sukses dunia akhirat.. Aamiin.. mohon maaf dan izin ibu menyampaikan via IG dan FB, anak2 kami yg bersekolah di MAN IC Paser, ada 5 orang siswa-siswi yang memperoleh kesempatan dan terpilih sebagai peserta Program Madrasah Goes Abroad (MGA) Tahun 2026 dari Kementrian Agama RI, (pendampingan LoA dan Beas Siswa Luar Negeri). Kami berharap ibu sebagai wakil kami warga kaltim dapat memberikan doa dan dukungan untuk anak2 kami dari Paser untuk bisa melanjutkan kuliah keluar negeri. Terima kasih atas respon, doa dan bantuan Ibu.. ????????????

Lihat semua aspirasi