Guru Perlu Psikotes

Kaltim Post, Selasa, 09 November 2010 Balikpapan - Tragedi “jilat lantai” di SD 017 Balikpapan, dinilai sebagai preseden buruk dunia pendidikan. Kondisi psikologi guru yang notabenenya sedang mendidik murid, harus benar-benar dipastikan sehat. “Perlu ada psikotes rutin untuk melihat kondisi psikologi para guru. Faktor-faktor seperti emosi labil, ada masalah di dalam rumah tangga, bisa berpengaruh pada mengajar di kelas bagi mereka yang memiliki masalah dengan psikologi ini,” jelas Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan Sri Hana, kemarin. Disebutkan, dari psikotes ini, diketahui apakah ada guru yang tidak sehat alias mengalami gangguan kejiwaan. “Sangat berbahaya jika murid diajar guru yang mengalami gangguan kejiwaan,” timpal anggota Komisi IV lainnya Riza Permadi. Sementara soal surat edaran Dinas Pendidikan yang meminta semua kepala sekolah mengawasi dan membina guru, Sri Hana mengatakan, itu sudah menjadi tugas utama kepala sekolah. “Tanpa perlu diingatkan lagi, tugas kepala sekolah memang mengawasi guru-guru, bukan?” Seperti diwartakan, wali murid kelas V SD 017 Balikpapan berinisial Pl menghukum 14 muridnya menjilat lantai kelas. Itu hanya gara-gara lantai kelas basah karena tumpahan minuman dingin. Akibat perbuatannya, Pl menerima hukuman dari Disdik, dipindahtugaskan ke sekolah lain. Peristiwa di sekolah yang terletak di Karang Rejo, Balikpapan Tengah ini, terjadi awal pekan lalu, Selasa (2/11). Saat ibu guru Pl menghukum muridnya menjilati lantai, beberapa orangtua murid yang sedang di sekolah menyaksikannya. Hal tersebut dilaporkan ke orangtua murid yang dihukum tadi, kemudian dilaporkan ke Disdik. Sikap tegas sudah diambil Disdik Balikpapan dengan memberi hukuman pada Pl. (fel)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum bu izin bertanya kira kira kalau atap seng rumah habis bocor sampai habis lantai yang terbuat dari papan jadi rapuh,ingin merenovasi mandiri tapi terkendala biaya,apakah ada pembagian atap seng gratis????????

  2. Assalamualaikum... ibu, perkenalkan sy idman, warga kabupaten paser. Selamat Ulang Tahun ibu, Semoga ibu sll dalam perlindungan dan Rahmat Allah SWT, sehat dan sukses dunia akhirat.. Aamiin.. mohon maaf dan izin ibu menyampaikan via IG dan FB, anak2 kami yg bersekolah di MAN IC Paser, ada 5 orang siswa-siswi yang memperoleh kesempatan dan terpilih sebagai peserta Program Madrasah Goes Abroad (MGA) Tahun 2026 dari Kementrian Agama RI, (pendampingan LoA dan Beas Siswa Luar Negeri). Kami berharap ibu sebagai wakil kami warga kaltim dapat memberikan doa dan dukungan untuk anak2 kami dari Paser untuk bisa melanjutkan kuliah keluar negeri. Terima kasih atas respon, doa dan bantuan Ibu.. ????????????

Lihat semua aspirasi