Berita
Perlu Dirumuskan Metode Pengajaran PAUD
JAKARTA, KOMPAS.com (9/6) - Anggota Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan, diperlukan rencana strategi tentang standar-standar dalam pelaksanaan pendidikan anak usia dini (PAUD). Menurutnya, pendidikan tidak harus dimulai sejak dini, tetapi juga harus didukung dengan sumber daya yang kompeten dan kebijakan untuk mendorong tercapainya PAUD yang berkualitas dan merata.
"Saya setuju jika pendidikan dimulai sejak dini. Sementara, saat ini terjadi kesenjangan pada komitmen pelaksanaannya," kata Hetifah, Kamis (9/6/2011), di Gedung DPR RI, Jakarta.
Hetifah memaparkan, meski dengan kompetensi terbatas, sesungguhnya banyak orangtua yang berminat untuk terjun langsung dalam pelaksanaan PAUD. Oleh karena itu, perlu adanya standar metode pengajaran PAUD.
"PAUD itu macam-macam bentuknya. Ada yang bagus tapi biayanya mahal dan tidak dapat dijangkau oleh semua kalangan. Sehingga, para orangtua yang tidak bisa memasukkan anaknya mengikuti PAUD akan mempunyai perasaan tertinggal," lanjutnya.
Ia mengusulkan, diadakan sebuah kegiatan transfer metode dan meningkatkan kompetensi guru dengan cara yang sederhana. "Beri pencerahan kepada orangtua melalui pendidikan formal ataupun informal. Selain itu, pemerintah juga harus membantu pengadaan buku-buku cerita dengan tema-tema yang membangun karakter, wawasan kebangsaan yang sesuai dengan anak," ujarnya.
Selain itu, Hetifah menekankan, perlunya memperkenalkan nilai-nilai Pancasila kepada anak sejak usia dini. "Bisa melalui buku-buku tersebut dan saya harap mereka (pemerintah) berpikir ke arah sana," katanya.
Tautan lengkap:
http://edukasi.kompas.com/read/2011/06/09/1511318/Perlu.Dirumuskan.Metode.Pengajaran.PAUD

Assalamualaikum bu izin bertanya kira kira kalau atap seng rumah habis bocor sampai habis lantai yang terbuat dari papan jadi rapuh,ingin merenovasi mandiri tapi terkendala biaya,apakah ada pembagian atap seng gratis????????
Assalamualaikum... ibu, perkenalkan sy idman, warga kabupaten paser. Selamat Ulang Tahun ibu, Semoga ibu sll dalam perlindungan dan Rahmat Allah SWT, sehat dan sukses dunia akhirat.. Aamiin.. mohon maaf dan izin ibu menyampaikan via IG dan FB, anak2 kami yg bersekolah di MAN IC Paser, ada 5 orang siswa-siswi yang memperoleh kesempatan dan terpilih sebagai peserta Program Madrasah Goes Abroad (MGA) Tahun 2026 dari Kementrian Agama RI, (pendampingan LoA dan Beas Siswa Luar Negeri). Kami berharap ibu sebagai wakil kami warga kaltim dapat memberikan doa dan dukungan untuk anak2 kami dari Paser untuk bisa melanjutkan kuliah keluar negeri. Terima kasih atas respon, doa dan bantuan Ibu.. ????????????
buk Kutai Barat dan mahulu tolong perhatikan asap nya dah kuning di mahulu