Jakarta-Samarinda -- Partai Golkar diwakili oleh Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar Theo L Sambuaga (kedua dari kiri) bersama Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham (kedua dari kanan), Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hukum dan HAM Muladi (kanan), dan sejumlah pengurus DPP melakukan proses pendaftaran partai politik peserta pemilu di Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Jumat (31/8). Partai Golkar resmi mendaftar dan menyerahkan berkas verifikasi untuk penetapan parpol peserta Pemilu 2014.
Idrus Marham menyampaikan bahwa Partai Golkar menyerahkan beberapa persyaratan sesuai dengan aturan yang diputuskan Mahkamah Konstitusi (MK). Partai Golkar, menurut dia, adalah partai yang taat asas dan akan mematuhi seluruh keputusan MK mengenai verifikasi ulang.
Bersamaan dengan itu, pengurus Partai Golkar juga menyertakan dokumen berisi dukungan yang sudah dimasukkan ke dalam 11 kotak plastik. Dokumen dukungan tersebut melingkupi 33 provinsi dan 479 kabupaten/kota.
"Kami sudah menyerahkan secara formal kepada KPU mengenai susunan pengurus partai dari tingkat pusat hingga ke desa-desa, sebagai salah satu persyaratan untuk menjadi peserta Pemilu 2014. Semua persyaratan sudah lengkap, kecuali kartu tanda anggota (KTA) yang dalam waktu tidak terlalu lama akan segera melengkapi persyaratan keanggotaan," ujarnya.
Korprov Kaltim, Hetifah, dalam acara Rapat Koordinasi Partai Golkar Provinsi Kaltim bersama Korprov Wilayah Kaltim di Samarinda kemarin (5/9), mengatakan Golkar Kaltim siap menyukseskan pendaftaran dan verifikasi partai Golkar sebagai peserta Pemilu 2014 ke KPUD Provinsi serta Kabupatan/Kota. Demikian pula untuk pemenuhan KTA sebagaimana yang disyaratkan oleh KPU.
"Hari ini seluruh unsur Partai Golkar Kaltim dari DPD Kabupaten/Kota dan Korda hadir dan bertekad menyukseskan proses pendaftaran dan verifikasi partai ke KPUD. Kami Siap," tegas Hetifah yang juga Anggota DPR RI.
Ketua KPU Husni Kamil Manik mengatakan, pendaftaran partai peserta pemilu akan berakhir pada 7 September. Disinggung apakah ada penambahan waktu menyusul keputusan MK agar semua partai diverifikasi ulang, Husni mengatakan, hingga saat ini belum diputuskan mengenai adanya penambahan waktu.
"Belum diputuskan. Memang ada wacana untuk memperpanjang 20 atau 25 hari, namun hingga kini belum diputuskan," ujar Husni.
Target 35 Persen
Sekjen DPP Partai Golkar Idrus Marham mengatakan, Partai Golkar menargetkan pada pemilu mendatang meraup suara 35 persen. Pada Pemilu 2014 Partai Golkar merasa yakin bisa menjadi pemenang pemilu dan berhasil mengantongi 35 persen suara. "Kader-kader Golkar adalah kader yang militan. Kami yakin, semuanya akan bekerja keras untuk bisa menjadi pemenang pemilu," katanya.
Idrus juga mengatakan, berbagai hasil survei lembaga independen menunjukkan bahwa Partai Golkar selalu teratas. "Ini membanggakan dan membuat kita semakin optimistis meraih kemenangan," ucapnya.
Dia mencontohkan, hasil survei yang dilakukan Charta Politika menyebutkan Partai Golkar paling berpeluang untuk meraih suara signifikan, dan diprediksi akan memenangkan Pemilu 2014 yang akan datang. Sebab, Partai Golkar hingga kini masih didukung oleh pemilih tetap mereka, yang kerap disebut pemilih tradisional, yakni para petani dan nelayan.
Berdasarkan survei tersebut, Partai Golkar diperkirakan akan mendapatkan 18 persen suara, disusul Partai Demokrat 12, 5 persen, PDIP 10, 8 persen, Gerindra 4,7 persen, Nasdem 4,4, PKS 3, PPP 2,8, PKB 2,6, PAN 1,9, dan Hanura 1,6.
Menurut Direktur Riset Charta Politika Yunarto Wijaya, keberhasilan Partai Golkar meraih suara tertinggi pada Pemilu yang akan datang disebabkan kuatnya dukungan pemilih tradisional, terutama di wilayah Indonesia timur.
Menanggapi hasil survei itu, Idrus mengatakan, wajar kalau Partai Golkar diprediksi akan memenangkan Pemilu 2014. Sebab, menurut Idrus, Partai Golkar memiliki sistem yang sudah berjalan sejak puluhan tahun lalu. Mesin politik Partai Golkar, Idrus menambahkan, sudah berjalan sejak tahun-tahun awal.
"Kami sudah bekerja sejak tahun-tahun awal periode kepemimpinan, bukan menjelang pemilu baru membentuk badan pemenangan pemilu. Jadi, kalau kami mendapatkan suara terbanyak, itu wajar," kata Idrus Marham.
Hetifah, dari Pemenangan Pemilu Partai Golkar Wilayah Kalimantan mengamini Idrus Marham. Menurutnya, hasil survey yang menunjukkan Partai Golkar yang menjadi pilihan masyarakat juga menandakan kerja yang dilakukan seluruh elemen parti Golkar dipercaya dan dihargai oleh masyarakat. Jika seluruh elemen mampu menjaga dan meningkatkan momentum, Hetifah sangat optimis Partai Golkar akan kembali menjadi pemenang pemilu dan mencapai target suara sebesar 35 persen.
"Partai Golkar Wilayah Kalimantan siap memenangkan pemilu dan meraih target suara 35 persen di 2014," Hetifah berazzam.

saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat
ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh
pendapat saya ini bisa menjadi bantuan yg sngat berguna