Jumlah Kecelakaan Mudik Lebaran Turun Hingga 30 Persen

Upaya pemerintah dan aparat kepolisian untuk menurunkan tingkat kecelakaan pemudik dalam Operasi Ketupat 2013 tampaknya membuahkan hasil. Bila dibandingkan dengan tahun lalu, angka kecelakaan lalu-lintas di saat lebaran berkurang sebesar 1500 kasus. "Kecelakaan lalu-lintas pada tahun 2012 sebanyak 5233 kasus. Sementara untuk tahun ini sebanyak 3675 kasus. Sehingga kecelakaan lalu-lintas menurun hingga 30 persen," ungkap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brogjen Pol Boy Rafli Amar di akhir masa Operasi Ketupat, 18 Agustus 2013. Penurunan tingkat kematian pada saat mudik juga dirasakan tahun ini. Hal tersebut menurut Boy, tidak terlepas dari sigapnya petugas turun tangan dalam penanganan lalu-lintas khususnya sepanjang jalur mudik seperti Pantura dan Nagrek. "Untuk yang meninggal dunia pada tahun 2012 sebanyak 905 kasus, sementara tahun ini 795 kasus. Angka ini menunjukkan penurunan angka kematian sebanyak 34 persen," jelasnya. Dalam operasi ini, polisi juga mencatat penyebab tertinggi kecelakaan adalah akibat kantuk, terjadi sebanyak 682 peristiwa. Selain itu ada juga yang disebabkan masalah jaga jarak sebanyak 477 peristiwa, kecepatan tinggi sebanyak 376 peristiwa, pelanggaran lalu lintas sebanyak 82 peristiwa, dan pengaruh alkohol sebanyak 65 peristiwa. Penurunan angka kecelakaan terjadi pada faktor pelanggaran batas kecepatan oleh pengemudi. Bila tahun lalu kecelakaan dengan kategori ini sebanyak 694 kejadian, kali ini turun hingga 46 persen atau sekitar 379 kecelakaan. Kondisi serupa terjadi untuk jumlah kecelakaan akibat pengemudi yang tidak menjaga jarak aman, turun sebanyak 13 persen; dan kecelakaan akibat pengemudi melanggar rambu, turun 22 persen. "Sementara kecelakaan karena pengemudi mengkonsumsi alkohol meningkat 7 persen, dari 61 kecelakaan menjadi 65 tragedi." Pengguna Sepeda Motor di Saat Mudik Berkurang Boy mencatat bahwa turunnya angka kecelakaan banyak terpengaruh dari berkurangnya pengguna sepeda motor di saat mudik lebaran. Pada tahun ini kepolisian mencatat ada 43.802 pemudik dengan sepeda motor sedangkan tahun lalu mencapai 50.646 pemudik. Angkanya turun hingga sekitar 15 persen. "Mudik dengan sepeda motor dengan jarak yang tempuh di atas lima jam itu sudah tidak memungkinkan. Kondisi jalanan yang macet dan fisik pemudik akan banyak mempengaruhi," kata Boy. "Kita terus menghimbau untuk memilih moda transportasi yang lebih rendah risiko kecelakaannya. Hingga saat ini belum sampai mengeluarkan larangan sepeda motor." Dalam kesempatan lain, Kementerian Perhubungan mengklaim tren penurunan kecelakaan selama arus mudik dan balik Lebaran tahun ini menyusul tingginya pengguna moda transportasi alternatif, seperti kapal laut dan kereta api untuk mengangkut sepeda motor pemudik. Menurut Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono, dari sejumlah moda transportasi alternatif saat arus mudik Lebaran ini, terdapat kenaikan sekitar 200 persen khususnya untuk kapal laut. Ia menuturkan terjadi kenaikan yang signifikan dibanding tahun-tahun sebelumnya. "Dari beberapa jenis transportasi alternatif tersebut, seperti dengan kapal laut, kereta api, atau yang dikombinasikan, terdapat sekitar 19.800 tempat yang bisa dimanfaatkan," katanya. Kecelakaan lalu lintas selama arus mudik dan balik, lanjut dia, masih didominasi oleh pemudik bersepeda motor. Ungkapan ini dibenarkan dengan data dari Kepolisian. “Berdasarkan data kami, kendaraan yang sering terlibat kecelakaan adalah sepeda motor,” kata Agus Riyanto, Kepala Bagian Penerangan Umum Markas Besar Kepolisian, dalam kesempatan terpisah. Sejak 1 Agustus lalu, kecelakaan sepeda motor mencapai 2.830 insiden, jauh di atas kecelakaan mobil penumpang yang hanya 653 kasus, bus 159, dan mobil barang 291. Kepolisian juga mencatat, sebagian besar penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan. “Sebanyak 476 kasus disebabkan pemudik bersepeda motor itu mengantuk,” kata Agus. Agus menyebutkan bahwa angka ini terhitung cukup baik, mengingat angka kematian rata-rata pengguna kendaraan bermotor dalam kecelakaan per hari di masa periode operasi sejak 2 Agustus tak sampai melebihi angka rata-rata korban tewas harian di luar periode mudik lebaran yang mencapai 80 hingga 85 korban per hari. Sementara bila dirata-ratakan, korban tewas per hari di masa operasi yang sudah memasuki hari ke-10 ini adalah 51,8 orang. "Angkanya enggak melampaui di luar operasi (ketupat) sepanjang tahun," imbuh Agus. Masih Menjadi Pekerjaan Rumah Selain dengan besarnya moda transportasi alternatif, pemerintah juga memfasilitasi mudik lebaran dengan menyediakan layanan mudik gratis. Data Kementerian Perhubungan menunjukkan, pada Lebaran tahun ini, pemerintah memfasilitasi mudik lebih dari 6.000 sepeda motor dengan lebih dari 10 ribu pemudik. Dengan tiga kapal laut dan puluhan bus serta truk, pemerintah berharap program ini mengurangi jumlah warga yang nekat pulang kampung dengan sepeda motor. Meski demikian, capaian pemerintah tahun ini masih bisa dibenahi lagi. Pengamat transportasi publik, Djoko Setijowarno, menilai program mudik gratis ini belum efektif. Dia menilai jumlahnya kurang banyak untuk membuat perubahan. “Kapasitas mudik gratis belum bisa mengimbangi volume motor yang makin banyak,” tutur Djoko. Menurut dia, jumlah pemudik bersepeda motor juga bisa ditekan jika pemerintah memperbaiki angkutan umum di daerah. Pasalnya, selain untuk mudik, warga membawa sepeda motor ke kampung juga untuk memudahkan mereka berkeliling, mengingat kondisi angkutan di daerah rata-rata masih buruk. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan, Bambang S. Ervan, mengakui program mudik gratis ini kurang masif karena anggaran Rp 25 miliar yang disediakan APBN tak terserap sepenuhnya. Penyebabnya, persetujuan anggaran di APBN Perubahan 2013 sangat mepet. Dia memastikan pemerintah akan menggenjot skala program ini tahun depan. . Disadur dari: http://ramadan.tempo.co/read/news/2013/08/13/151503948/Pemerintah-Gagal-Kurangi-Kecelakaan-Mudik http://news.detik.com/read/2013/08/18/193501/2333436/10/operasi-ketupat-2013-jumlah-kecelakaan-turun-30-persen http://www.metrotvnews.com/metronews/read/2013/08/12/5/174403/518-Tewas-Polri-Klaim-Operasi-Ketupat-2013-Berhasil http://www.indonesia.go.id/en/ministries/ministers/ministry-of-transportation/991-sarana-dan-prasarana/13184-kapal-dan-kereta-terbukti-tekan-angka-kecelakaan-mudik http://www.tempo.co/read/news/2013/08/19/173505341/Kecelakaan-Menurun-Polri-Perbanyak-Mudik-Bareng

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat

  2. ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh

Lihat semua aspirasi