Reses, Hetifah Pantau Kesiapan Mudik Lebaran di Kaltim

Selama masa reses, Anggota DPR RI Hetifah Sjaifudian memantau kesiapan infrastruktur, pelabuhan dan bandara utama di Kaltim dalam menghadapi mudik lebaran tahun ini pada Minggu (28/7) dan Senin (29/7). Anggota dewan dari Fraksi Golkar ini mengawali pantauannya di Jalan Gajah Mada Samarinda Minggu pagi. Jalan utama yang terletak di pinggir Sungai Mahakam longsor ini pada Oktober 2012. Akibatnya, lalu lintas di sekitar jalan ini sering mengalami kemacetan. Kunjungan ke jalan ini untuk memastikan kalau jalan ini dapat digunakan sementara pada lebaran tahun ini seperti yang dijanjikan oleh Dinas PU Kaltim. Dari pantauan di lapangan, Hetifah cukup bangga dengan perkembangannya karena hampir seluruh tiang pancang sudah tertanam. Menurut PPTK proyek ini, Sueffi Iswahyudi, jalan ini dapat digunakan sementara pada H-7 dan H+7 setelah lebaran. Jalan ini mendapat bantuan dari APBN sekitar Rp 30 miliar. Karena itu, Hetifah beberapa kali telah melakukan pemantauan perkembangan jalan ini agar pembangunannya sesuai dengan target yang telah ditentukan. Pantauan kemudian dilanjutkan di Pelabuhan Penumpang Samarinda. Didampingi Kepala Kesyahbandaran Pelabuhan Samarinda, Bay M Hasani, Hetifah masuk ke dalam kapal Prince Soya dan berdialog langsung dengan penumpang untuk mendengar aspirasi penumpang. Setelah itu, Hetifah memantau posko arus mudik yang melibatkan aparat kepolisian, kesehatan dan pihak pelabuhan. Pihak pelabuhan sendiri telah mengantisipasi lonjakan arus penumpang dengan menyiapkan 22.000 tempat duduk meningkat tajam dibanding tahun 2012 yang hanya 14.811. Bay mengatakan pihaknya menyiapkan 5 armada kapal swasta dan 1 armada Pelni untuk melayani 22.000 penumpang sejak H-15 dan H+15. Pantauan terakhir di Samarinda adalah mengunjungi Jembatan Kembar yang letaknya sekitar 50 meter dari Jembatan Mahakam. Jembatan ini memiliki fungsi sangat vital untuk mengurai kemacetan yang selama ini terjadi di jembatan Mahakam dan jalan-jalan yang menuju jembatan ini. Saat dipantau, satu dari dua tiang penyangga jembatan tampak hampir selesai. Esoknya, Senin (29/7), Hetifah mengunjungi bangunan baru Bandara Internasional Sepinggan Balikpapan yang letaknya tak jauh dari bandara yang beroperasi saat ini. Bandara yang menelan anggaran Rp 1,9 triliun ini akan dilengkapi dengan pusat perbelanjaan, fly over di pintu masuk bandara dan 11 garbarata serta direncanakan dapat beroperasi Januari 2014. Didampingi General Manager Bandara Internasional Sepinggan Hery A Y Sikado, Hetifah memantau arus mudik di terminal keberangkatan bandara tersebut. Saat itu, suasana masih tampak tidak begitu padat. Kepala Posko Arus Mudik Sugiono mengatakan puncak arus mudik akan terjadi hingga H-2 sebelum lebaran. Diperkirakan 14 ribu orang perhari akan memadati bandara ini hingga H-2. Pada hari-hari biasa, bandara ini melayani sekitar 12 ribu orang per hari. Untuk menghadapi itu, pihaknya telah berkoordinasi dengan kepolisian, TNI AU, kesehatan, maskapai dan lainnya dengan mendirikan posko arus mudik. Kunjungan terakhir dilakukan di Pelabuhan Semayang Balikpapan. Didampingi Kepala Kesyahbandaran Pelabuhan Balikpapan Capt P Aritonang dan GM Pelindo M Basir Hetifah memantau kesiapan pelabuhan dan kapal yang melayani arus mudik. Hetifah terkesima dengan pelayanan yang dilakukan pihak pelabuhan terhadap para penumpang. Di ruang tunggu penumpang, pihak pelabuhan memberikan hiburan live music dan ruangan yang ber-AC. Kondisi ini tentu membuat penumpang merasa nyaman sambil menunggu waktu keberangkatan. Hetifah juga memuji fasilitas dan kenyamanan kapal-kapal milik PT Dharma Lautan Utama yang ia anggap lebih baik dengan kapal penumpang yang ada di Samarinda. Secara umum, dari pantauan itu, Hetifah melihat pihak-pihak bandara dan pelabuhan telah melakukan persiapan yang baik untuk menghadapi lonjakan penumpang dan mengantisipasi isu-isu keamanan, kesehatan dan juga keselamatan penumpang. (media center)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum ibu Hetifah???? Selamat siang Saya ingin bertanya ibu Anak saya penerima beasiswa PIP dari ibu.tahap 1 sdh kami terima.tetapi yg tahap 2 ini belum cair sampai detik..udh hampir 2 bulan.anak sy skrg sdh lulus SMA Bu..waktu proses kelulusan,saya sempat mendaftarkan ulang kembali beasiswa ibu..sudah keluar nomor rekening baru,yg tidak sama dengan nomor rekening di tahap 1.jd kami urus ulang.setelah itu belum ada pencairan/dana masuk sampai hari ini.. Apakah memang lebih lama cair dari yg tahap awal Bu ?? Karna infonya dana cair terhitung sekitar 2 Minggu - 6 Minggu setelah pengaktifan nomor rekening. Mohon pencerahannya ibu ???? Karna dana tsb bisa kami gunakan untuk sangu keberangkatan anak kami kuliah???? Terima kasih Mohon maaf sebelum dan sesudahnya Wassalamualaikum wr wb

Lihat semua aspirasi