Hetifah: Butuh Lahan Luas untuk Ruang Tunggu di Saat Mudik

Di tengah arus mudik lebaran, jumlah penumpang akan meningkat drastis. Di moda transportasi udara, untuk tahun ini diprediksi jumlah penumpang penerbangan akan meningkat mencapai 14 ribu per hari - terjadi peningkatan 14 persen dibanding tahun lalu. Di moda transportasi laut, angka keterisian kapal bisa mencapai 130 persen. Ketersediaan lahan untuk ruang tunggu di bandara dan pelabuhan masih perlu dioptimalkan. Hetifah Sjaifudian, yang memantau kondisi bandara dan persiapan arus mudik, menyebutkan bahwa kapasitas bandara dan jumlah penumpang memang sudah tak sebanding. Hingga Senin (29/7) lalu, Bandara Internasional Sepinggan melebihi kapasitas penumpang hingga 400 persen atau sekitar 4,3 juta penumpang. Kapasitas penumpang yang tadinya hanya 1,6 juta per tahun, kini mencapai 6 juta per tahun. Jumlah tersebut diprediksi masih akan terus bertambah. “Memang tren kenaikan jumlah penumpang mencapai 16 persen per tahun,” kata  Airport Security Head Department Bandara Internasional Sepinggan Sugiono. Tingkat keterisian sekali penerbangan pun meningkat dan rata-rata terpenuhi minimal 85 persen, dari enam maskapai yang ada. Yakni Garuda 70 persen, Lion Air 90 persen , Citilink 76 persen , Sriwijaya 92 persen, dan Batik Air 91 persen. “Biasanya itu Lion Air, Sriwijaya dan Garuda menambah ekstra flight. Yang sudah melapor Lion Air, kalau Garuda dan Sriwijaya belum sampai kini,” imbuhnya. Moda transportasi laut pun tak kalah padat.  Ribuan orang memadati Pelabuhan Semayang, di hari yang sama, Senin (29/7). Tak hanya dari Balikpapan, calon penumpang juga berasal dari Bontang, Sangatta, Penajam dan Paser. Sedikitnya ada empat keberangkatan kapal pada siang hingga sore kemarin - KM Doloronda rute Surabaya, dua kapal milik PT Darma Lautan Utama (DLU) tujuan Surabaya dan PT Jembatan Nusantara tujuan Parepare. Dalam kunjungannya ke Kaltim, Hetifah memantau keadaan bandara dan pelabuhan. “Kondisi penumpang hasil pantauan memang ada yang tidur di emperan-emperan. Karena memang kapasitasnya yang over. Tapi persiapan lebaran sudah mulai dijalankan seperti yang diinginkan pemerintah. Seperti pembangunan posko, hari ini akan dilakukan,” ujar Hetifah. Hetifah menilai, pemanfaatan ketersediaan ruang untuk penumpang masih perlu dimaksimalkan. “Mungkin itu menjadi catatan, perlu disediakan lahan yang luas, khususnya untuk lansia, anak-anak dan ibu hamil,” ujarnya. . Referensi: KaltimPost (30/7) [ Sumber 1 | Sumber 2 ]

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum wr wb. Salamat pagi. Kpd Yth, IBU Dr.Ir.HetifahMPP. Saya selalu orang tua wali murid.(kelas 4B, SDN 007 jalan Dami kelurahan Sidodamai,) Ingin mengusulkan bantuan beasiswa untuk ke2 anak saya yang Bernama (1 Panaca Arianto ad'ha,) Dan ( Fajar al'amin).yang tidak pernah lagi mendapatkan beasiswa sampai sekarang, dengan hormat, saya bpa SUYANTO dan ibu HAYANI mohon di berikan bantuan beasiswa demi kelanjutan pendidikan ke2 anak kami, Ke2 anak kami anak yang cerdas dan mendapatkan nilai baik dan ke2nya sudah mendapatkan sertifikat Rengking 2 dan 3 di sekolah.

  2. Maaf bu sebelum nya, saya sebagai kakak dari Siswi atas nama Syahrini Juliana Nur dari SDN 006 Loa Janan Kemarin setelah saya cek dibuku tabungan adik saya , dan adek saya dapat sebagai penerima PIP dari Ibu Hj Hetifah. Tapi sayang nya pihak BANK tidak mau memberikan uangnya dengan alasan harus org tua nya atau ibunya langsung. Sedangkan posisi nya sekarang adik saya tinggal dgn saya, karna ibu saya sekarang berada di Kab. mahakam Ulu. Tapi pihak BANK tetap tidak mau tau. Jujur saya sangat sedih karena posisinya adik saya sangat membutuhkan uang PIP ini bu. Karena org tua nya tidak pernah mengirimkan adik saya ini uang untuk kebutuhan sekolahnya. Apakah ada solusi? agar saya bisa mewakili adik saya selain ibu saya ?

Lihat semua aspirasi