DPR RI Minta Usut Tuntas Kasus Penganiayaan Bocah di Kukar

Hetifah : Polisi Harus Segera Menangkap Pelaku

JAKARTA – Mengetahui adanya kasus penganiayaan terhadap seorang bocah di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). Wakil Ketua Komisi X DPR Republik Indonesia (RI), Hetifah Sjaifudian langsung angkat bicara. Anggota legislatif ini meminta agar kasus ini bisa di usut sampai tuntas.

“ Saya sangat tidak menyukai kasus seperti ini. Pelakunya harus dijerat hukum pidana karena melanggar Undang-undang Perlindungan Anak,” ucap Hetifah kepada 1News.id, Minggu (7/7/2019) malam.

Untuk itu, lanjut anggota DPR RI Dapil Kaltim ini, pihak kepolisian setempat harus bergerak cepat menangangi permasalahan ini.

“ Polisi harus segera menangkap pelaku,” tegas Hetifah.

Sementara itu, tindakan cepat tanggap menangani masalah dugaan penganiayaan ini oleh KPAI Kaltim sangat di apresiasi oleh Hetifah. Namun ke depan, sosialiasai guna mencegah hal seperti ini, harus lebih gencar dilakukan.

“ Saya harap masyarakat juga perlu meningkatkan kewaspadaan lingkungan dan turut melakukan pengawasan sosial supaya tidak terjadi hal-hal seperti ini lagi,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, seorang bocah berusia kurang lebih 4 tahun diduga menjadi korban penganiayaan orang tuanya. Akibatnya, bocah tersebut mengalami sejumlah luka memar di sekujur tubuhnya, termasuk jari tangannya yang dijepitkan ke pintu.

“ Iya benar, tapi belum dilaporkan ke polisi. Karena saat saya tanya apakah sudah melapor, kakeknya menegaskan tidak paham cara melaporkannya,” kata Komisioner KPAI Kaltim, Adji Suwignyo. (Leo)

*) sumber : 1News.id

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum Salam Sejahtera untuk ibu .... Ibu ......adakah wadah penggiat untuk para wanita2 ataupun ibu2 agar hati rasa mereka bisa terdengarkan?terkadang wanita harus tetap harus stabil menjaga kewarasan mereka demi stabilitas Rumah tangga tanpa mereka harus terdengar pula seperti apa pilu mereka. ...tampak sederhana ibu .....akan tetapi wanita ataupun ibu adalah pondasi kokohnya regenarasi yg maju ..... Ibu......ketika wanita punya wadah untuk bisa hanya didengar maka kelola rasa mereka akan Restart kembali hingga segala perencanaan untuk kestabilan pengelolaan Runah tangga akan lebih Efesiensi lagi Kami berharap Ibu dapat mewujudkan mimpi kami untuk kami ada wadah tsb Wassalamualaikum Salam Sukses Selalu Ibu.....????????

  2. 1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua. Keluarga saya kurangmampu malah dapa dsil 5 kenapa bisah begini

  3. 1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua

Lihat semua aspirasi