Jakarta,- Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengatakan bahwa pemerintah wajib memperhatikan kesejahteraan guru-guru di pedalaman. Hal tersebut ia kemukakan pada rapat Komisi X DPR RI dengan jajaran pejabat eselon I Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kamis (5/9) di Gedung DPR.
“Keluhan mereka (guru-guru) yang utama itu biasanya tempat tinggal. Di daerah-daerah pedalaman seperti Mahakam Ulu itu harusnya disediakan seperti mess”, ujar legislator asal Kalimantan Timur itu.
Selain itu, Hetifah juga menyinggung program zonasi guru yang diterapkan pemerintah. Menurutnya, pemerintah perlu melakukan redistribusi untuk pemerataan sebaran guru. Ia menyontohkan distribusi guru yang dilakukan Pemkot Balikpapan.
“Di Kaltim ada satu kota yaitu Balikpapan yang cukup sukses sekali menjalankan program itu (zonasi guru). Tahun ini mereka sudah memindahkan 50 lebih guru. Ini mungkin bisa menjadi trik dan contoh atau semacam best practice bagi yang lain”, lanjut Hetifah.
Untuk diketahui, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBN) 2020, Pemerintah mengalokasikan dana pendidikan sebesar Rp. 505,75 triliun. Adapun Kemendikbud mendapat alokasi anggaran sebesar Rp. 35,7 triliun.
*) sumber : FPG

Assalamualaikum Salam Sejahtera untuk ibu .... Ibu ......adakah wadah penggiat untuk para wanita2 ataupun ibu2 agar hati rasa mereka bisa terdengarkan?terkadang wanita harus tetap harus stabil menjaga kewarasan mereka demi stabilitas Rumah tangga tanpa mereka harus terdengar pula seperti apa pilu mereka. ...tampak sederhana ibu .....akan tetapi wanita ataupun ibu adalah pondasi kokohnya regenarasi yg maju ..... Ibu......ketika wanita punya wadah untuk bisa hanya didengar maka kelola rasa mereka akan Restart kembali hingga segala perencanaan untuk kestabilan pengelolaan Runah tangga akan lebih Efesiensi lagi Kami berharap Ibu dapat mewujudkan mimpi kami untuk kami ada wadah tsb Wassalamualaikum Salam Sukses Selalu Ibu.....????????
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua. Keluarga saya kurangmampu malah dapa dsil 5 kenapa bisah begini
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua