Guru di Wilayah Perbatasan Minta Perhatian Pemerintah (Media Indonesia, 25 November 2011)

JAKARTA--MICOM: Nasib guru di daerah perbatasan masih memperihatinkan. Hal tersebut terungkap dari acar Diskusi Publik: Mencari Solusi Problematika Pendidikan dan Guru di Perbatasan yang diselenggarakan Fraksi Golkar DPR, Jumat (25/11). Diskusi ini menghadirkan tiga guru daerah perbatasan yaitu Agustinus, guru di Kampung Bandau, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Dominikus guru di kecamatan Belu, NTT, dan Ngoson Doong, guru di Long Pari ,Kutai Barat, Kalimantan Timur. Ketiganya mempersoalkan kesejahteraan guru yang belum terperhatikan secara baik dan timbulnya kecemburuan sosial para guru yang belum mendapat tunjangan guru padahal telah lama mengabdi. "Kami khawatir akan terjadi gejolak sosial karena kecemburuan ini karena tidak meratanya secara adil dan benar pendataan guru yang berhak mendapat tunjangan," cetus Agustinus. Ia mencontohkan salah satu kabupaten di wilayahnya telah terjadi pemogokan guru. Anggota Komisi X DPR Hetifah,yang hadir pada diskusi itu berpendapat walau pemerintah pusat telah hberkomitmen membangun pendidikan daerah perbatasan namun tergarap serius karena banyak program tidak efektif. "Mereka kurang memahami kondisi karakteristik dan geografis dan budaya lokal daerah perbatasan," cetusnya. Menurut dia, tidak meratanya tunjangan guru perbatasan seperti dikeluhkan tiga guru tersebut menimbulkan kecemburuan dan gejolak sosial. "Disini ada problem tata kelola anggaran dan administrasi yang keliru sehingga ada guru yang lama mengabdi malah belum mendapat tunjangan," tegasnya. (Bay/OL-04)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. assalamualaikum ibu dewan, saya ingin mendapatkan bantuan pip, jessica lady pringgacela siswi smkn 4 balikpapan, orang tua berpenghasilan 3,5 jt perbulan, dan rumah kontrak

  2. Kepada yth Bunda ,Mohon bantuannya Bunda , sudah lama saya mengamdi ke partai GOLKAR saya belum pernah saya di bantu ,,, kumohon kepala Bunda , bisa memperhatin dan merespon nya kepada saya dan saya punya Kartu GOLKAR bersama istri ku pada zaman tidak enak .

  3. Asalamualaikum Ibu dewan yg terhormat,,,, kenapa program PIP untuk anak SMP di kukar tidak ada ada lagi,, khususnya SMPN O3 loa janan, desa tani bakti

Lihat semua aspirasi