Kaltim
Anggota DPR RI Ini Peduli Bantu Salman Berangkat Ikut Rakernas Pertuni
TRIBUNKALTIM.CO - Gagal mendapatkan bantuan dari Pemprov Kaltim, Plt Ketua Pertuni Kaltim Salman akhirnya bisa berangkat ke Jakarta mengikuti Rakernas Pertuni. Hetifah, anggota DPR RI terketuk hatinya membantu biaya pemberangkatan Salman dan dua rekannya setelah membaca berita Tribun Kaltim (10/10) yang mengisahkan kegalauan penyandang disabilitas ini.
PERJUANGAN Salman mencari bantuan ke Pemprov Kaltim sudah sejak tiga bulan lalu setelah menerima undangan mengikuti Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Pertuni di Jakarta. Bantuan yang ditunggu tak kunjung datang. Salman mencurahkan keresahannya karena tidak bisa hadir di Rakernas kepada Tribun Kaltim.
"Kami sudah mengajukan anggaran ke Pemprov, cuma mereka bilang tak ada anggaran dan tak bisa membantu," kata pria tuna netra yang sehari-hari berprofesi sebagai tukang pijat ini. "Sekarang zaman susah, katanya. Provinsi nggak bisa bantu. Padahal kami dapat mandat dari Jakarta. Saya ini pelaksana tugas Pertuni Kaltim," lanjutnya.
Salman menyebut, hanya Pertuni Kaltim yang belum jelas apakah bisa hadir dalam Rakernas tersebut. Seluruh daerah di Indonesia telah menyatakan keikutsertaannya di Rakernas yang diselenggarakan tiap 3 tahun sekali itu.
Selasa (10/10) pagi, Tribun Kaltim menerima pesan whatApp (WA) dari Hetifah Sjaifudian, anggota DPR RI Dapil Kaltim-Kaltara yang kebetulan sedang ada tugas di Balikpapan. "Mas barusan saya baca tulisan tentang Salman (Ketua Pertuni). Saya mau membantu, tolong kabari dia (Salman) ya," ungkap Hetifah dalam pesan WA-nya.
Tribun Kaltim pun langsung menyampaikan kabar baik tersebut kepada Salman. Dan mengatur waktu untuk bertemu anggota DPR RI dari Partai Golkar tersebut di Hotel Grand Tiga Mustika, Balikpapan.
"Alhamdulillah. Betulkah mas kabar ini. Ndak nyangka kalau bu Hetifah membaca dan sudi membantu kami," kata Salman.
Siang sekitar pukul 13.00 Wita, Salman ditemani putrinya menemui Hetifah di hotel. Dengan rasa ragu, dia memasuki hotel dengan harapan bisa bertemu langsung dengan orang yang bersedia membantu dirinya.
*) sumber : tribunnews

saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat
ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh
pendapat saya ini bisa menjadi bantuan yg sngat berguna