Ditugaskan Golkar memimpin Komisi X, Hetifah: Siap dan Semangat!

Jakarta,- (28/10/2019). DPR RI telah selesai menyusun daftar nama pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang diajukan oleh masing-masing partai. Terdapat beberapa nama lama dan baru yang akan mengisi posisi tersebut. Golkar mendapat porsi 13 kursi pimpinan, terdiri 3 ketua komisi dan 10 wakil ketua komisi serta badan.

10 orang wakil ketua tersebut diantaranya komisi X yang membawahi bidang pendidikan, kebudayaan, kepemudaan olahraga, perpustakaan, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Nama yang telah ditetapkan Golkar untuk mengisi posisi wakil ketua komisi X adalah Hetifah Sjaifudian.

Ditemui di kantornya di gedung DPR RI, Hetifah menyatakan siap dan semangat untuk kembali memimpin Komisi X. “Saya siap melaksanakan dengan semangat dan optimis untuk mengawal program-program pemerintah di komisi X" jelasnya.

Hetifah berharap adanya menteri-menteri baru yang kreatif dan inovatif akan dapat menjadi angin segar bagi dunia pendidikan, kepemudaan, dan pariwisata serta ekonomi kreatif.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo telah melantik menteri-menteri barunya dalam kabinet Indonesia Maju pada (23/10/2019) kemarin. Diantara nama-nama tersebut, terdapat nama Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan, Kebudayaan, dan Pendidikan Tinggi, Wishnutama sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Zainudin Amali sebagain Menteri Pemuda dan Olahraga. Ketiga menteri tersebut yang akan menjadi partner Komisi X dalam 5 tahun pemerintahan kedepan.

“Terdapat banyak pekerjaan rumah bagi kita di komisi X. Salah satunya memastikan bagaimana nomenklatur yang baru dapat meningkatkan efisiensi dan efektiftas” ujar Hetifah yang sudah pernah diamanahkan menjadi wakil ketua komisi X di periode sebelumnya.

Hetifah juga menambahkan, struktur internal kementerian harus dipikirkan dengan benar-benar serius, agar eksekusi kebijakan dan juga koordinasi dapat berjalan dengan optimal.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Saya tumbuh di lingkungan yang membuat saya sadar, pendidikan bukan hadiah, tapi jalan. Karena itu saya tidak mau berhenti di tengah. Kalau diberi beasiswa, saya akan pakai waktu dan tenaga untuk belajar sungguh-sungguh. Bukan hanya untuk nilai, tapi supaya nanti saya bisa balik dan ngasih manfaat ke orang-orang yang dulu dukung saya. Saya percaya, ilmu yang baik itu ilmu yang dibagikan. Dan saya ingin jadi salah satu orang yang membuktikannya.

  2. *Aspirasi Saya* Saya ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi agar dapat meningkatkan ilmu dan keterampilan. Dengan beasiswa ini, saya berharap bisa belajar dengan tenang tanpa memikirkan kendala biaya. Setelah lulus, saya ingin menggunakan ilmu yang saya dapat untuk bekerja dan membantu keluarga serta masyarakat di lingkungan saya. Saya akan berusaha belajar sebaik mungkin dan menjaga nama baik penerima beasiswa. Terima kasih atas kesempatan yang diberikan.

Lihat semua aspirasi