Keluhan Petani Desa Jonggon Jaya

Rumah Aspirasi 23-2 Dr. Ir. Hetifah M.P.P. Didatangi Petani Rumah Aspirasi 23-2 yang terletak di kawasan Ratindo Samarinda Ulu, Kecamatan Air Hitam, Samarinda, milik calon legislatif dari Partai Golkar Dr. Ir. Hetifah M.P.P., didatangi petani Desa Jonggon Jaya belum lama ini. Kehadiran petani itu untuk menyampaikan aspirasi; khususnya berbagai masalah yang dihadapi masyarakat di desa tersebut. Dalam pertemuan itu Hetifah menerima pengaduan dari petani di Desa Jonggon Jaya, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Petani di Desa Jonggon Jaya menyampaikan keluhan-keluhan mereka terutama kondisi desa ketika banjir datang yang menyebabkan kerugian yang harus ditanggung oleh petani. Menurut penuturan petani, banjir yang hadir dua kali dalam seminggu sejak Oktober tahun lalu sampai dengan sekarang, membuat para petani di Desa Jonggon Jaya mengalami kesulitan untuk menanam padi. Dikarenakan sulitnya penanaman padi, produksi pertanian pun turun hingga mencapai 10%. Mutu atau kualitas padi juga turun; yang tadinya putih menjadi buyu kekuningan. Dampak lainnya adalah mengakibatkan kalahnya persaingan pemasaran produk padi Kalimantan dengan padi Sulawesi & daerah lain. Para pedagang beras hanya mau menampung padi-padi yang berkualitas baik. Harga padi petani di Desa Jonggon juga terjadi penurunan. Bila sebelumnya padi mampu dijual dengan harga Rp 4.500,- menjadi hanya Rp 4.200,-/kg. Tentu saja penerimaan yang didapat menjadi lebih minim. Petani mengalami kesulitan untuk memasarkan hasil produksi mereka. Jika sebelumnya petani bisa menjual dalam jumlah besar sekarang ini mereka harus mengecer. Otomatis tenaga dan biaya yang dibutuhkan jauh lebih tinggi. Mereka bertutur, “Jika sebelumnya dalam satu masa tanam hanya dibutuhkan 30-40 kg/ha bibit, sekarang karena sering banjir petani harus menyediakan sampai enam kali tanam. Berarti dibutuhkan lebih banyak bibit lagi.” Padahal memasuki musim hujan saat ini, dalam seminggu bisa terjadi banjir 3-4 kali. Masalah lain yang dihadapi para petani Desa Jonggon adalah pada musim kemarau, yakni keringnya sungai. Menurut mereka, sungai menjadi kering karena sumber mata air sudah tidak ada. Situasi ini menjadi ancaman ketahanan pangan di Kalimantan Timur. Padahal tingkat produksi pertaniannya masih di bawah produksi petani di Jawa yang mampu menghasilkan 9-11 ton/ha. Sementara di Jonggon areal pertanian hanya mampu menghasilkan 3 ton/ha. Perlu diketahui penduduk di Loa Kulu sebanyak 70 persen merupakan petani dan menjadi lumbung pangan di Kaltim. Akibatnya rice-processing unit yang sudah ada dengan biaya miliaran rupiah tidak bisa mengolah hasil pertanian. Mendengar hal itu, Hetifah berharap Kaltim bisa lebih memperhatikan kemandirian dan memperkuat ketahanan pangan, sehingga ke depan dapat menjadi provinsi swasembada pangan. “Potensi lahan dan ketersediaan air di Kaltim jika dikelola dengan baik akan menjadi modal; mendorong Kaltim dalam memandirikan serta memperkuat ketahanan pangan,” tegasnya. Beliau akan mendorong berbagai kebijakan di tingkat nasional untuk memperhatikan masalah-masalah daerah secara cermat sehingga kesejahteraan masyarakat tidak semakin menurun. (Rumah Aspirasi 23-2)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. assalamu'alaikum buk,,perkenal kan nama saya utami damai yanti..ibu dari kayla nabilla nazira, Alhamdulillah saat ini anak saya tsb berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan Strata 1 di china,di Huzhou normal universitiy. apakah bisa anak saya mendapatkan beasiswa aspirasi dari ibu,untuk pembayaran asrama dan biaya hidup.kalau bisa apa saja syarat nya.besar harapan kami supaya ibu bisa membantu anak saya dalam membantu meringankan beban kami,dan ini juga salah satu kebangga'an bagi kami yang notabe nya dari orang kampung punya tekat dan niat sekolah sampai keluar negeri.mohon maaf sebesar" nya apabila ada salah kata dalam penyampaian kami,terimaksih karena diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi kami. wassalam

  2. Assalamu'alaikum Ibu. Dewan cantikn Perkenalkan, saya ibu kulsum saya warga yang ingin menyampaikan aspirasi. Besar harapan kami agar Ibu dapat memperjuangkan perluasan program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu, termasuk kemudahan akses informasi dan persyaratannya. Semoga semakin banyak generasi muda yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala ...kadang ada yg gak perna KIP termasuk anak say biaya. Terima kasih atas perhatian dan dedikasi Ibu. Nb apakah boleh Bu anak saya daftar gaji pensiun suami tinggal 1.700. 000,sementara harus bayar by kuliah anak saya yg paling bungsu . Sewa rumah by hidup kami semoga terketuk hati ibu utk anak saya bisa dapat beasiswa dari aspirasi ibu Dewan ???????? sebelumnya trimaksih sehat and sukses selalu menyertai setiap langka ibu ????

  3. Anak saya mahasiswa baru udh daftar gratis poll bisakh daftar PIP Bu hetifah,Krn ank sy berprestasi selama sekolah SD smpi SMA tdk pernah dpt beasiswa sama sekali pdhl kami dr keluarga ekonomi terbatas????????

Lihat semua aspirasi