Nasional
Medsos Bisa Rusak Semangat Kampanye Damai
JAKARTA - Anggota Komisi II DPR RI, Hetifah Sjaifudian menganggap saat ini media sosial banyak disalahgunakan. Ia menilai banyak pihak tak bertanggungjawab yang ingin mengganggu ketenangan dan kenyaman dalam berdemokrasi.
Terlebih lagi saat adanya Pemilihan Umum (Pemilu).
"Bahaya media sosial bisa menjadi media penyebaran hasutan," ujar Hetifah kepada Okezone, Minggu (30/10/2016).
Politikus Partai Golkar itu mengaku perkembangan informasi saat ini tak bisa dikendalikan, apalagi ditambah munculnya media sosial. Sudah banyak peserta Pemilu maupun Pilkada yang menggunakan media sosial untuk memengaruhi opini publik sebagai pemilih.
Hal ini, menurut Hetifah tak bisa dilarang karena saat ini publik telah menjadikan media sosial menjadi referensi utama dalam mencari informasi, apalagi bagi masyarakat di kota-kota besar.
"Kita tidak mungkin bisa melarang, karena itu terkait dengan perkembangan masyarakat dan perkembangan demokrasi di Indonesia," tukasnya.
Seperti diketahui sebanyak 101 daerah akan menggelar Pemilu Serentak pada 2017 nanti. Saat ini masing-masing daerah telah memasuki masa kampanye dari 28 Oktober 2016 hingga 11 Februari 2017 mendatang.
*) sumber : http://news.okezone.com/medsos-bisa-rusak-semangat-kampanye-damai.

Assalamualaikum Salam Sejahtera untuk ibu .... Ibu ......adakah wadah penggiat untuk para wanita2 ataupun ibu2 agar hati rasa mereka bisa terdengarkan?terkadang wanita harus tetap harus stabil menjaga kewarasan mereka demi stabilitas Rumah tangga tanpa mereka harus terdengar pula seperti apa pilu mereka. ...tampak sederhana ibu .....akan tetapi wanita ataupun ibu adalah pondasi kokohnya regenarasi yg maju ..... Ibu......ketika wanita punya wadah untuk bisa hanya didengar maka kelola rasa mereka akan Restart kembali hingga segala perencanaan untuk kestabilan pengelolaan Runah tangga akan lebih Efesiensi lagi Kami berharap Ibu dapat mewujudkan mimpi kami untuk kami ada wadah tsb Wassalamualaikum Salam Sukses Selalu Ibu.....????????
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua. Keluarga saya kurangmampu malah dapa dsil 5 kenapa bisah begini
1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua