Tribun Kaltim, Kamis, 14 Oktober 2010.
Wakil rakyat Kalimantan Timur (Kaltim) yang duduk di DPR dan DPD RI bersama sejumlah anggota DPRD serta pejabat Kaltim menggelar rapat koordinasi. Rapat yang berlangsung di Jakarta, Kamis (14/10) ini membahas anggaran yang proyek yang akan diusulkan dalam APBN 2011.
Para wakil rakyat dan pejabat Kaltim menyepakati untuk mengajukan beberapa proyek yang akan diprioritaskan di Kaltim dengan total anggaran senilai Rp 24,455 triliun. Proyek-proyek yang diusulkan antara lain prasarana jalan dan jembatan lintas Kalimantan senilai Rp 19,076 triliun, prasarana sumber daya air Rp 1,383 triliun, perumahan dan pemukiman Rp 73,230 miliar.
Selanjutnya proyek perhubungan darat, sungai, danau, dan penyebrangan Rp 237,969 miliar, perhubungan laut Rp 287,700 miliar, dan prasarana perhubungan udara Rp 3,396 miliar.
“Pada prinsipnya, anggota DPR dan DPD siap memperjuangkan. Namun demikian, komunikasi antara DRRD Kaltim dan DRP RI seringkali terlambat, sehingga pengajuan dana ke APBN terlalu mepet,” ujar anggota DPR RI Komisi X Dr . Hetifah Sjaifudian, MPP.
Menurut Hetifah, banyak sekali kegiatan yang harus dikelola pusat dan daerah, sehingga antara pusat (DPR) dan daerah (DPRD) harus singkron. Masalahnya kalau tidak ada komunikasi, prioritas-prioritas tersebut sering terlewat dalam anggaran, apalagi anggaran terbatas yang menjadi prioritas.
Selama ini kata wakil rakyat dari Partai Golkar ini, DPRD mungkin hanya mengandalkan komunikasi dengan Departemen PU atau Departemen Pertanian. Itulah yang membuat anggota DPR dari daerah pemilihan Kaltim tidak bisa mengawal usulan-usulan.
Selama ini yang berjalan di pusat adalah forum DPD RI dan DPR RI, sementara DPRD-nya belum. Hetifah berharap, momentum pertemuan Rapat Koordinasi Usulan Program/ Kegiatan Pembangunan Provinsi Kaltim untuk APBN 2011, Kamis (14/10) bisa dijadikan langkah awal untuk kordinasi. (son)

saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat
ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh
pendapat saya ini bisa menjadi bantuan yg sngat berguna