Pelajaran Kejujuran dari Surabaya – Tempo, 18 Juni 2011

Artikel Tempo Hetifah 1806111 291x300 Pelajaran Kejujuran dari Surabaya   Tempo, 18 Juni 2011
Artikel Hetifah - Tempo 18062011
Tulisan ini adalah refleksi kecil dari pengamatan saya atas fenomena Siami dan kondisi masyarakat secara umum. Semoga bisa bermanfaat dan menambah inspirasi untuk berbuat lebih baik. Tautan untuk mengunduh artikel: Artikel Tempo - Hetifah - 18_06_2011_010

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Asalamuallaikum buk.. saya tidak punya rumah atau nyewa motor aja saya gk punya buk.. tpi saya masuk desil 6-10 apa pengaruh dama pip anak saya buk.. tolong di bantu buk kalau bsa di perbarui desilnya..

  2. Assalamualaikum Salam Sejahtera untuk ibu .... Ibu ......adakah wadah penggiat untuk para wanita2 ataupun ibu2 agar hati rasa mereka bisa terdengarkan?terkadang wanita harus tetap harus stabil menjaga kewarasan mereka demi stabilitas Rumah tangga tanpa mereka harus terdengar pula seperti apa pilu mereka. ...tampak sederhana ibu .....akan tetapi wanita ataupun ibu adalah pondasi kokohnya regenarasi yg maju ..... Ibu......ketika wanita punya wadah untuk bisa hanya didengar maka kelola rasa mereka akan Restart kembali hingga segala perencanaan untuk kestabilan pengelolaan Runah tangga akan lebih Efesiensi lagi Kami berharap Ibu dapat mewujudkan mimpi kami untuk kami ada wadah tsb Wassalamualaikum Salam Sukses Selalu Ibu.....????????

  3. 1 . "Saya berharap program beasiswa terus ditingkatkan, informasinya lebih terbuka, dan kuota ditambah agar lebih banyak anak Kaltim bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi." 2."Kehidupan hari ini terasa semakin berat bagi banyak orang: harga kebutuhan naik, kesempatan belum sama bagi semua, dan banyak yang masih berjuang demi masa depan. Saya berharap kehidupan ke depan lebih adil — setiap orang bisa bekerja dengan tenang, kebutuhan terjangkau, dan setiap anak punya kesempatan belajar tanpa terhalang biaya. Semoga kebaikan tumbuh, sesama saling peduli, dan hidup menjadi lebih ringan bagi kita semua. Keluarga saya kurangmampu malah dapa dsil 5 kenapa bisah begini

Lihat semua aspirasi