KALTIM dapat angin segar dari Gedung DPR RI di Senayan, Jakarta. Khususnya terkait, perjuangan untuk memperoleh dana infrastruktur yang lebih maksimal dari Pemerintah Pusat. Kekuatan Benua Etam akan bertambah dengan ditempatkannya satu wakil Kaltim di Komisi V, komisi yang salah satunya membidangi infrastruktur. Adalah Hetifah, wakil rakyat dari Partai Golkar, yang digeser ke komisi tersebut. “Alhamdulillah, SK (surat keputusan) penempatan di Komisi V sudah keluar,” kata politisi perempuan ini, Rabu (25/1) malam. Dia sebelumnya duduk di Komisi X, yang salah satunya membidangi pendidikan.
Diketahui, selama ini tak ada satu wakil provinsi ini yang duduk di komisi tersebut. Kondisi itupun jadi “kedok” tak maksimalnya perjuangan memperoleh dana pembangunan dari pusat. Karena memang tak ada yang ngotot memperjuangkan saat pembahasan anggaran masih di level komisi.
Lebih jauh, Hetifah menyebutkan, dirinya sangat bersyukur atas kepercayaan dari fraksinya. Mengingat, selama ini ada tradisi hanya politisi seniorlah yang duduk di Komisi V, atau wakil rakyat yang periode sebelumnya sudah menjadi anggota DPR. “Komisi ini juga dianggap komisi maskulin, sekarang ini dari 10 anggota Fraksi Golkar yang ditempatkan di Komisi V, saya adalah satu-satunya perempuan,” katanya.
“Saya masuk di tengah-tengah masa sidang, saat anggaran 2012 sudah ditetapkan, maka saya harus mengejar informasi untuk mencegah ketertinggalan,” lanjutnya. Dia juga mengaku, butuh dukungan moral dan penguatan dari masyarakat Kaltim. Juga kerja sama yang baik dengan DPRD, pemprov, serta Pemkab dan pemkot. Baik berupa masukan informasi, aspirasi, maupun gagasan. (far2)
Senin, 30 Januari 2012, Hetifah terlihat mengikuti rapat di Ruang KK V Gedung Nusantara MPR/DPR RI. Ternyata, efektif sejak hari itu, Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar ini hijrah ke Komisi V yang membidangi masalah infrastruktur, perhubungan, pembangunan daerah tertinggal, dan perumahan rakyat. Hetifah sebelumnya terlebih dahulu dikenal sebagai anggota Komisi X DPR RI yang terkait dengan pendidikan, kebudayaan, kepemudaan, olahraga, pariwisata dan ekonomi kreatif.
Untuk tugas dan amanah barunya ini Hetifah berharap dapat lebih banyak berperan dalam menyuarakan dan memperjuangkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat, terutama dari daerah pemilihannya; Kalimantan Timur. "Kalimantan timur merupakan salah satu daerah kaya dengan SDA. Namun, dari segi infrastruktur, terutama sarana transportasi yang menghubungkan antara daerah, kalimantan timur jauh tertinggal. Belum lagi kita membicarakan daerah-daerah pedalaman, terpencil, serta perbatasan," papar Hetifah.
sumber: http://www.kaltimpost.co.id/index.php/main/p...?mib=berita.detail&id=124294

saya berharap program Beasiswa Ibu Hetifah dapat terus berlanjut dan berkembang, sehingga semakin banyak pelajar yang terbantu untuk melanjutkan pendidikan. Program ini bukan hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi motivasi bagi kami untuk terus berusaha menjadi generasi yang unggul, berkarakter, dan bermanfaat bagi masyarakat
ini sngat membantu bagi siswa untuk mendapatkan fasilitas atau peralatan sklh
pendapat saya ini bisa menjadi bantuan yg sngat berguna