Nasional
Izinkan Teknologi Memandu Mudik
Saat mudik lebaran, kerap muncul perasaan tidak berdaya karena terjebak antrean kendaraan pemudik. Ada yang kehabisan bekal, ada anggota keluarga yang menangis kehausan atau ingin buang air kecil, tanpa tahu di mana stasiun pengisian bahan bakar terdekat. Pemudik juga tak tahu pos perawatan kendaraan yang bisa disinggahi.
Itulah masalah klasik yang kerap dihadapi pemudik. Titik kemacetan tersebar sepanjang jalur utara ataupun selatan Pulau Jawa, sementara kita berharap tiba secepatnya ke kampung halaman tanpa kurang sedikit pun.
Di sinilah keberedaan gadget kita, seperti smartphone ataupun sabak elektronik, bisa dimanfaatkan. Gadget tidak hanya dipakai untuk berkomunikasi atau menyibukkan anak dengan games, tetapi juga terhubung dengan media sosial. Pemudik yang memanfaatkan media sosial smacam Twitter bisa mendapatkan informasi dengan mem-follow beberapa akun. Pemudik juga bisa berkontribusi memberikan informasi kepada pengguna lainnya.
Sebut saja @TwittMudik, @infomudikllaj, atau @PantauMudik yang sudah membagikan informasi sejak Kamis (1/8).
"14.18 Jalur Kadipaten mengarah Cirebon terpantau ramai lancar dan cuaca cerah. #Jabar," kicau akun @twittmudik.
Selain akun, tanda pagar atau tagar yang bisa dipantau sebagai penyebaran informasi arus mudik, seperti #Lebaran2013, #infomudik, atau #jalurmudik2013. Tagar dipakai untuk memudahkan kategorisasi informasi.
Layanan video instan, seperti Vine, juga bisa dimanfaatkan. Akun @pulkam menyebarkan informasi dari pengguna lain terkait kemacetan berupa video durasi enam detik. Namun media tersebut belum begitu diminati, dengan partisipasi pengguna yang rendah hingga kini.
Selain media sosial, beberapa aplikasi juga bisa dimanfaatkan untuk memasuki arus mudik Lebaran. Salah satunya adalah Waze, aplikasi navigasi yang memanfaatkan fitur sosial untuk membangun peta interaktif oleh sesama pengguna. Tersedia untuk ponsel dengan sistem operasi Android dan iOS, Waze bisa diunduh secara gratis.
Dengan aplikasi ini, para pengguna bisa berbagi informasi mengenai kondisi di jalan, baik kepadatan jalan, perbaikan jalan, jalan rusak, maupun kecelakaan. Berbagai informasi itu bisa dilihat pengguna jalan lainnya yang bakal melintas.
Waze juga memiliki fasilitas panduan navigasi menyetir. Memanfaatkan informasi mengenai kondisi jalan dari pengguna lainnya, Waze bisa menyarankan jalur alternatif untuk dipertimbangkan. (ELD)
.
Sumber: Kompas cetak, 2 Agustus 2013, hlm. 2

Assalamualaikum wr wb. Salamat pagi. Kpd Yth, IBU Dr.Ir.HetifahMPP. Saya selalu orang tua wali murid.(kelas 4B, SDN 007 jalan Dami kelurahan Sidodamai,) Ingin mengusulkan bantuan beasiswa untuk ke2 anak saya yang Bernama (1 Panaca Arianto ad'ha,) Dan ( Fajar al'amin).yang tidak pernah lagi mendapatkan beasiswa sampai sekarang, dengan hormat, saya bpa SUYANTO dan ibu HAYANI mohon di berikan bantuan beasiswa demi kelanjutan pendidikan ke2 anak kami, Ke2 anak kami anak yang cerdas dan mendapatkan nilai baik dan ke2nya sudah mendapatkan sertifikat Rengking 2 dan 3 di sekolah.
Assalamualaikum wr wb. Kpd Yth
Maaf bu sebelum nya, saya sebagai kakak dari Siswi atas nama Syahrini Juliana Nur dari SDN 006 Loa Janan Kemarin setelah saya cek dibuku tabungan adik saya , dan adek saya dapat sebagai penerima PIP dari Ibu Hj Hetifah. Tapi sayang nya pihak BANK tidak mau memberikan uangnya dengan alasan harus org tua nya atau ibunya langsung. Sedangkan posisi nya sekarang adik saya tinggal dgn saya, karna ibu saya sekarang berada di Kab. mahakam Ulu. Tapi pihak BANK tetap tidak mau tau. Jujur saya sangat sedih karena posisinya adik saya sangat membutuhkan uang PIP ini bu. Karena org tua nya tidak pernah mengirimkan adik saya ini uang untuk kebutuhan sekolahnya. Apakah ada solusi? agar saya bisa mewakili adik saya selain ibu saya ?