Nasional
DPR Bahas Perppu Ormas Setelah Reses
Jakarta - Ketua Komisi II DPR Zainuddin Amali mengatakan, Perppu tentang ormas akan dibahas setelah masa reses yang berakhir pada 15 Agustus 2017 mendatang.
“Belum dibahas di masa sidang ini. Kita akan bahas di sidang akan datang. Hari ini kita akan gelar penutupan masa sidang,” ujar Amali, Rabu (26/7).
Politisi Partai Golkar itu mengatakan, masing-masing fraksi sudah memiliki draft Perppu Ormas untuk dibahas di internal fraksi. Sehingga diharapkan setelah masa reses usai langsung bisa diambil keputusan.
“Saya kira di fraksi masing-masing sudah membahas Perppu itu internal. Saat masa sidang dimulai sudah bisa diambil keputusan,” katanya.
DPR, kata Amali, hanya bisa memberikan pendapat apakah menerima atau menolak Perppu. DPR tidak akan membahas terlalu jauh karena Perppu itu sifatnya mendesak.
Anggota Komisi II DPR lainnya Hetifah Sjaifudian mengatakan, beberapa waktu berselang komisi II masih fokus pada penyelesaian RUU pemilu. Namun setelah reses dan masuki masa sidang 15 Agustus yang akan datang Komisi II akan fokus pada pembahasan Perrpu Ormas..
“Perppu belum dibahas di komisi II. Biasanya, kalau presiden mau mengeluarkan Perppu, disampaikan terlebih dahulu ke DPR, lalu baru akan dibahas pada masa sidang berikutnya. Ini sebagaimana diatur dalam UUD pasal 22,” kata Hetifah.
*) sumber : Beritasatu.com

Assalamualaikum ibu mau tanya beasiswa PIP gelombang 2 kapan cair?bnyk yg bilang bulan ini cair Bu????anak berharap sangat biar bisa beli tas baru
Halo Bapak/Ibu, Saya ingin memohon bantuan dan pertimbangan untuk dapat diusulkan melalui jalur Aspirasi KIP Kuliah. Saya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas dan sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Saat ini saya mengalami kendala pada data desil sehingga proses KIP Kuliah reguler menjadi terhambat, padahal saya sudah mengikuti proses seleksi di perguruan tinggi. Apabila masih terdapat kesempatan atau kuota jalur aspirasi, saya sangat berharap Bapak/Ibu berkenan mempertimbangkan dan memberikan arahan mengenai persyaratan maupun prosedurnya. Saya siap melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan. Atas perhatian dan bantuan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.
Halo Bapak/Ibu, Perkenalkan, saya Fatania, calon mahasiswa tahun 2026. Saya ingin memohon bantuan dan pertimbangan untuk dapat diusulkan melalui jalur Aspirasi KIP Kuliah. Saya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas dan sangat berharap bisa melanjutkan pendidikan tinggi. Saat ini saya mengalami kendala pada data desil sehingga proses KIP Kuliah reguler menjadi terhambat, padahal saya sudah mengikuti proses seleksi di perguruan tinggi. Apabila masih terdapat kesempatan atau kuota jalur aspirasi, saya sangat berharap Bapak/Ibu berkenan mempertimbangkan dan memberikan arahan mengenai persyaratan maupun prosedurnya. Saya siap melengkapi seluruh dokumen yang dibutuhkan. Atas perhatian dan bantuan Bapak/Ibu, saya ucapkan terima kasih.