Pungutan Ilegal Ujian Akhir

Bukan main kaget sebagian besar orangtua murid SDN 1 Bambu Apus, Tangerang pecan lalu. Mereka dimintai uang Rp 560 ribu per siswa untuk pembayaran biaya ujian akhir nasional. Jika mereka tidak mau membayar, tidak boleh ujian. Ternyata bukan cuma para orangtua murid SDN 1 Bambu Apus yang merasa resah, sejumlah SDN lain di sekitar SDN 1 Bambu Apus juga banyak yang dimintai biaya ujian akhir yang berlangsung dari Senin lalu (29/11) sampai 3 Desember ini. Rata-rata dikenai biaya antara 500 ribu sampai 600 ribu per siswa. Punggutan uang tersebut adalah ilegal. Sebab, ujian akhir tidak dikenakan biaya sepersen pun. Ironisnya, SDN tersebut memungut pada murid-murid yang mayoritas orangtua mereka bekerja sebagai tukang cuci atau pemulung. Sejumlah LSM telah mengambil tindakan atas kebijakan ilegal dari SDN 1 Bambu Apus dan beberapa SDN lain di sekitar Bambu Apus. Danang dari Indonesian Corruption Watch (ICW) segera bertindak. Saat ini ICW sedang melakukan investigasi atas dugaan permintaan uang tersebut.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum bu izin bertanya kira kira kalau atap seng rumah habis bocor sampai habis lantai yang terbuat dari papan jadi rapuh,ingin merenovasi mandiri tapi terkendala biaya,apakah ada pembagian atap seng gratis????????

  2. Assalamualaikum... ibu, perkenalkan sy idman, warga kabupaten paser. Selamat Ulang Tahun ibu, Semoga ibu sll dalam perlindungan dan Rahmat Allah SWT, sehat dan sukses dunia akhirat.. Aamiin.. mohon maaf dan izin ibu menyampaikan via IG dan FB, anak2 kami yg bersekolah di MAN IC Paser, ada 5 orang siswa-siswi yang memperoleh kesempatan dan terpilih sebagai peserta Program Madrasah Goes Abroad (MGA) Tahun 2026 dari Kementrian Agama RI, (pendampingan LoA dan Beas Siswa Luar Negeri). Kami berharap ibu sebagai wakil kami warga kaltim dapat memberikan doa dan dukungan untuk anak2 kami dari Paser untuk bisa melanjutkan kuliah keluar negeri. Terima kasih atas respon, doa dan bantuan Ibu.. ????????????

Lihat semua aspirasi