Aktivitas
RSBI Perlu Dievaluasi
Persoalan mengenai sekolah yang menggunakan lebel Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) memang masih terjadi. Banyak pihak, terutama orangtua murid, yang “gerah” dengan status yang dianggap “tidak jelas” kriteria mendapatkannya.
Sekolah berlebel RSBI seolah dinilai cuma kamuflase, yakni upaya pihak sekolah untuk mendapatkan dana dari para orangtua murid. Sekadar info, sekolah negeri itu seharusnya gratis, karena mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Namun, dengan lebel RSBI, pihak sekolah lewat kepanjangan tangan Komite Sekolah, bisa menarik dana lagi dari para orangtua murid.
Sebagai aktivitis yang concern dengan masalah pendidikan, Dr. Ir. Hetifah, MPP juga mempertanyakan masalah RSBI ini. Sebab, jangan sampai RSBI justru mengganggu jalannya pendidikan, bahkan sampai mengorbankan murid-murid sekolah.
Tidak heran, ketika kasus SDN RSBI 12 Rawamangun muncul, Hetifah segera mengumpulkan berkas-berkas masalah dan melaporkan ke Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas). “Saya langsung memberikan berkas itu ke Mendiknas,” ujar anggota DPR Komisi X ini bersemangat.
Sekadar info, masalah yang terjadi di SDN RSBI 12 Rawamangun adalah ketidaktransparanan pihak sekolah dan Komite Sekolah dalam pengelolaan dana. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, bahwa meski berstatus sekolah negeri, jika menggunakan lebel RSBI, pihak sekolah bisa memungut biaya dari orangtua murid.
Anggota Komisi X DPR RI Hetifah berjanji akan menyampaikan persoalan RSBI ke Kementerian Pendidikan. “Jangan sampai program RSBI ini justru membebani daerah. Kalau dipaksakan tentu benar ada kesan hanya mengejar target proyek. Saya kira perlu ada evaluasi terhadap program RSBI,” tandasnya. (brill)

Assalamualaikum bu izin bertanya kira kira kalau atap seng rumah habis bocor sampai habis lantai yang terbuat dari papan jadi rapuh,ingin merenovasi mandiri tapi terkendala biaya,apakah ada pembagian atap seng gratis????????
Assalamualaikum... ibu, perkenalkan sy idman, warga kabupaten paser. Selamat Ulang Tahun ibu, Semoga ibu sll dalam perlindungan dan Rahmat Allah SWT, sehat dan sukses dunia akhirat.. Aamiin.. mohon maaf dan izin ibu menyampaikan via IG dan FB, anak2 kami yg bersekolah di MAN IC Paser, ada 5 orang siswa-siswi yang memperoleh kesempatan dan terpilih sebagai peserta Program Madrasah Goes Abroad (MGA) Tahun 2026 dari Kementrian Agama RI, (pendampingan LoA dan Beas Siswa Luar Negeri). Kami berharap ibu sebagai wakil kami warga kaltim dapat memberikan doa dan dukungan untuk anak2 kami dari Paser untuk bisa melanjutkan kuliah keluar negeri. Terima kasih atas respon, doa dan bantuan Ibu.. ????????????
buk Kutai Barat dan mahulu tolong perhatikan asap nya dah kuning di mahulu