RUU Pendidikan Kedokteran: Agar Si Miskin Juga Bisa Jadi Dokter…

Hetifah2 RUU Pendidikan Kedokteran: Agar Si Miskin Juga Bisa Jadi Dokter...
Hetifah
JAKARTA, 22/3 (Sumber: KOMPAS.com) — Pendidikan kedokteran akan diatur dalam sebuah perundang-undangan. Komisi X DPR RI saat ini tengah menyusun UU tersebut dan telah melakukan proses konsultasi dengan berbagai stakeholders terkait undang-undang tersebut. Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Golkar, Hetifah Sjaifudian, mengungkapkan, munculnya inisiatif tersebut didorong oleh adanya fenomena mencemaskan masyarakat terkait mahalnya pendidikan kedokteran. Hal itu menyebabkan terbatasnya akses masyarakat miskin yang mempunyai kemampuan akademik untuk menjadi dokter. "Masalahnya memang banyak. Mulai dari sedikitnya dokter, apalagi dokter spesialis di daerah atau pedalaman khususnya daerah yang tidak memiliki fakultas kedokteran, kurangnya rumah sakit pendidikan, serta rendahnya mutu lulusan yang dihasilkan sebagian perguruan tinggi terutama swasta, hingga belum adanya pengaturan tentang pendidikan kedokteran spesialis," ujar Hetifah saat dihubungi Kompas.com, Senin (21/3/2011), di Jakarta. Menurutnya, sampai saat ini ada beberapa isu kritis yang akan diatur dalam undang-undang tersebut. Beberapa di antaranya adalah kebijakan pendidikan kedokteran dan dokter spesialis, rumah sakit pendidikan, proses seleksi mahasiswa yang diharapkan bisa lebih berhati-hati dan dilengkapi tes psikometri, kuota bagi siswa daerah yang membutuhkan, serta pentingnya menempatkan kesetaraan gender dan kesempatan bagi mereka yang berpendapatan rendah. "Akan diatur pula hal-hal terkait kurikulum, dosen, dan pendidik klinis, juga penghitungan unit cost untuk menetapkan subsidi, beasiswa, dan SPP," ujarnya. Selanjutnya, UU juga akan mengatur soal pendanaan APBN maupun APBD untuk fakultas kedokteran, baik di perguruan tinggi negeri (PTN) maupun PTS. "Harapannya, dengan UU ini anak-anak miskin juga bisa menjadi dokter, dan mereka yang berada di daerah terpencil, perbatasan, atau pedalaman bisa dilayani dokter yang bermutu," kata Hetifah. Penulis: M.Latief | Editor: Latief. Senin, 21 Maret 2011 | 10:26 WIB

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Selamat malam Bu, izin bertanya adek saya dari MAN 2 Tenggarong Bu, daftar SNBP dan SNBT tidak lolos, dan minatnya di ilmu gizi Unmul. Apakah ada beasiswa untuk kasus begini Bu, jika ada mohon arahan nya. Krn uang pangkal lumayan tinggi jika jalur mandiri. Dan secara ekonomi bapak kerja bangunan.

  2. Assalamu"alikum Ibu hetifa...alhamdulillah anak saya lolos pip dari ibu,saat ini saya mau aktivasi rekening.tapi terkendala pihak sekolah belum bisa buatkan surat aktif sekolah,karena SK nominasi belum masuk di web sekolah.mohon solusinya bu???? Terimakasih... Sehat selalu Ibu...

Lihat semua aspirasi