Anggota DPR Ingatkan Daerah Pentingnya Tata Ruang

  Samarinda, 8/11 (ANTARA Kaltim) - Anggota Komisi II DPR RI Hetifah Sjaifudian mengingatkan pemerintah daerah dan semua pihak mengenai pentingnya tata ruang wilayah dalam pelaksanaan program pembangunan dengan memerhatikan berbagai potensi yang ada. "Setiap program pembangunan yang akan dilakukan oleh pemerintah daerah maupun negara pasti mengacu pada tata ruang, sehingga hal ini harus menjadi perhatian semua pihak terkait, ketika akan menyusun tata ruang," ujar Hetifah dihubungi dari Samarinda, Selasa, terkait Hari Tata Ruang Nasional yang diperingati setiap 8 November. Sejak 8 November 2008, lanjutnya, pemerintah telah menetapkan sebagai Hari Tata Ruang Nasional, sehingga peringatan itu seharusnya menjadi memontum untuk menganalisa sekaligus upaya perbaikan tata ruang. Peringatan ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran dan peran masyarakat tentang pentingnya penataan ruang, kemudian menyosialisasikan berbagai kebijakan pemerintah di bidang penataan ruang, baik di tingkat pusat maupun di daerah. Legislator dari daerah pemilihan Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara itu mengatakan masih banyak kendala dalam penataan ruang di Indonesia, karena sering dilakukan tanpa data maupun informasi yang lengkap dan akurat, bahkan terkadang tanpa partisipasi masyarakat. "Saya melihat masih banyak masalah tata ruang, sehingga acapkali tata ruang tidak mampu mengantisipasi perkembangan zaman. Peran pemangku kepentingan dalam penyusunan rencana tata ruang kurang maksimal, sehingga banyak kepentingan masyarakat, khususnya mereka yang miskin dan marjinal yang tidak terakomodasi dalam Rencana Tata Ruang," kata politisi Partai Golkar ini. Untuk itu, Hetifah kembali mengingatkan seluruh masyarakat bahwa saat ini telah ada regulasi yang mengatur mengenai tata ruang, yakni Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang. Undang-Undang ini mengatur mengenai penataan ruang yang harus memerhatikan potensi sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya buatan, kondisi ekonomi, sosial, budaya, politik, hukum, pertahanan keamanan, lingkungan hidup, serta ilmu pengetahuan dan teknologi sebagai satu kesatuan. "Tapi, yang kita lihat sekarang penataan ruang tidak sepenuhnya dilakukan sesuai amanat UU tersebut. Melalui peringatan Hari Tata Ruang Nasional ini, mari kita semua melakukan instropeksi demi untuk perbaikan masa depan," ujarnya. Ia menambahkan semangat penataan ruang sejatinya untuk menghadirkan rasa aman dan kepastian hukum, sehingga pembangunan untuk kepentingan publik bisa berjalan, investasi dan pertumbuhan ekonomi terus berkembang, sehingga kesejahteraan dan keadilan dapat dicapai. "Dalam peringatan Hari Tata Ruang Nasional kali ini, saya juga berharap pemerintah memberi perhatian lebih serius untuk menghadirkan tata ruang nusantara yang berdaulat, menyejahterakan dan berkeadilan," ujar Hetifah. *) sumber : Antarakaltim.

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamuallaikum..Alhamdulillah sy mempunyai ank2 yg pintar2 tp dalam pembyran uang sekolah km kurng mampu..sampai sekrng ank2 sy blm pernh dpt bntuan/beasiswa u.meringankn uang sekolahx,, apakah ank2 sy bisa menerima bntuan dr ibu..?

  2. Assalamuallaikum..maaf ibu anak2 sy Alhamdulillah anak2 yg pintr ibu dn km dr keluarga yg kurang mampu dlm masalah pembyran uang sekolah semester..smpai skrng anak2 sy blm prnh dpt bantuan/beasiswa dr mn pun u. meringankn pembyran uang sekolah mereka..apakh ank2 sy bisa mendptkn bntuan dr ibu..?

  3. Assalamualaikum bunda, Ada yg ingin sy tnyakan, dan ingin cerita sedikit, kmrn sore sy dapat formulir dari pak RT sy, katanya formulir beasiswa untuk anak2 sekolah, ap programnya itu benar ada? Karena di formulir itu tertera nama bunda🙏 terima kasih bunda🙏

Lihat semua aspirasi