Aspirasi Hetifah Bantu Alsintan Selaras dengan Program Pemkab Kukar

Tenggarong,- Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Kutai Kartanegara kembali mendapatkan bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan).

Bantuan berasal dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian yang diserahkannya langsung kepada beberapa kelompok tani yang tersebar di Kukar di UPTD Balai Benih dan Palawija, Desa Rempanha, Loa Kulu Selasa (26/10/2021) siang tadi.

Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar Muhammad Rifani menerangkan, alsintan yang diberikan terdiri dari traktor roda empat, traktor roda dua, pompa air, rice transplanter, dan alat semprot elektrik. Bantuan ini diberikan sesuai dengan kebutuhan Gapoktan yang sebelumnya telah melalui proses identifikasi calon petani dan calon lokasi. "Pekerjan kami terukur supaya tidak sia-sia bantuan yang diberikan," kata Rifani.

Bantuan ini selaras dengan program Pemkab Kukar diantaranya yang ada di 23 program dedikasi Kukar Idaman, yakni Pembangunan Pertanian Berbasis Kawasan dengan melengkapi peralatan di masing-masing kawasan yang telah ditetapkan Pemkab Kukar.

"Ada lima kawasan pertanian, [ertama kawasan Sebulu-Muara Kaman, Kawasan Loa Kulu-Tenggarong, kawasan Tenggarong Seberang dan Marangkayu, semua saling mendukung," jelas Rifani.

Hetifah mengaku, program aspirasinya sejauh ini belum banyak menyentuh sektor pertanian. Namun melihat antusias kalangan muda untuk kembali ke sektor pertanian membuatnya mulai menggiatkan di sektor ini terutama untuk menggaet anak muda, tentu teknologi pertanian harus terus dikembangan agar terjadi perubahan stigma bahwa berkutat dengan lumpur pun masih bisa keren.

"Tadi disebutkan salah satu kuncinya di teknologi, sarpras, supaya walaupun tanah kita terbatas tapi bisa lebih produktif, kemudian juga ada motivasi anak muda untuk kembali ke sektor pertanian. Jadi saya senang sekali," kata Hetifah.

Beasiswa di sektor ilmu pertanian juga dibahas Hetifah yang menyebut anak petani harus lebih hebat dari orang tuanya dalam hal teknologi pertanian. Pola pikir soal bertani tidak butuh pendidikan tinggi harus dirubah, perkembangan teknologi saat ini akan sangat memudahkan para petani baik secara efisien maupun peningkatan produktivitas pertanian.

"Disamping membangun sekolah-sekolah vokasi, juga bisa masuk ke politeknik pertanian. Makanya anak-anak Kukar juga harus dong menuntut ilmu di sana dan kami menyediakan beasiswa sebanyak-banyaknya," tutup Hetifah.

*) sumber : Koran Kaltim

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Assalamualaikum wr. wb Yth. Ibu Hetifah Wakil ketua komisi X DPR RI Saya ingin menyuarakan terkait permasalahan di SMK 12 Samarinda terkait dengan pembangunan sarana & prasana sekolah yang sampai saat ini mandek di tempat sehingga belum bisa secara maksimal untuk sekolah melaksanakan proses praktikum ataupun pembelajaran biasa dikarenakan kondisi saat ini sekolah masih ada sebagian gedung yang menumpang di SMP 28 Samarinda terutama untuk workahop & bangunan laboratorium jurusan. Untuk gedung baru sekolah yang baru sudah terbangun sekitar 40%. Dikarenakan masih adanya permasalahan terkait dokumen kepemilikan tanah yang masih belum jelas sehingga sangat sulit bagi kami untuk mendapatkan bantuan untuk pembangunan gedung baru di lokasi yang sekarang. Sekiranya ibu berkenan berkunjung ke Sekolah kami untuk melihat situasi & kondisi saat ini di SMK Negeri 12 Samarinda. Semoga ibu membaca aspirasi dari saya sekian 🙏🙏. Terimaksih ibu sudah bersedia menampung aspirasi saya.

  2. Ini anak saya dapat pip tahun 2020...karna baru tahu kalau dapat di tahun 2022(pihak sekolah gk memberi tahu kalo dpt)...sdh diurus ternyata dana udah hangus...apa untuk selanjutnya bisa dapat lagi?

  3. thanks for your information, dont forget to visit airlangga university website https://www.unair.ac.id/2022/07/14/summer-program-wuacd-unair-bahas-strategi-pemberdayaan-perempuan-di-indonesia-dan-filipina/

Lihat semua aspirasi