Jakarta,– Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menunjukkan rasa optimis kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, walaupun mantan CEO Gojek tersebut mendapatkan tanggapan yang beragam dari masyarakat.
“Pengalaman Nadiem mendirikan startup dari nol hingga menjadi decacorn yang begitu signifikan mengubah kehidupan masyarakat Indonesia membuktikan bahwa Nadiem adalah orang yang kompeten mulai dari tahap perencanaan strategi, eksekusi ide, hingga evaluasi,” ujar Hetifah di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (29/10).
Hetifah meyakini hal-hal yang terkait birokrasi dan seluk beluk keadaan pendidikan di Indonesia dapat dipelajari Nadiem seiring berjalannya waktu. “Yang penting mau banyak belajar dan mendengar, baik pendapat para ahli maupun aspirasi dari masyarakat dan praktisi pendidikan,” tuturnya.
Pasalnya, Hetifah menekankan bahwa birokrasi di lembaga pemerintahan sangat berbeda dengan di startup atau perusahaan swasta. “Harus didalami dengan sabar seluk beluknya. Mungkin ada hal-hal yang bisa dilakukan dengan cepat di startup, namun tidak begitu di pemerintahan,” ingat Hetifah.
Hetifah berpesan agar Nadiem dapat membawa efisiensi sistem kerja di swasta ke dalam Kemendikbud. Meski begitu, harus diperhatikan bagaimana disrupsi ini dapat diterima dengan baik oleh pihak-pihak terkait. “Seluruh ASN harus dirangkul, dipimpin dengan hati,” pungkas legislator dapil Kalimantan Timur itu.
Terakhir, Hetifah cukup memberikan apresiasi saat beberapa hari yang lalu, Nadiem sudah berkeliling kantor Kemendikbud dan berkenalan dengan para pegawainya. Saat memimpin rapat perdana dengan Eselon I Kemendikbud, Nadiem menyampaikan bahwa ia akan menjadi murid, bukan menjadi guru.
*) sumber : daulat.co

Ijin ibu...maaf hanya sekedar ingin tahu..kenapa dana PIP anak saya belum ada cair padahal SK sdh keluar..aktifasi di bank bulan mei kemarin tp sampe sekarang tidak ada masuk ibu...sedangkan teman2 yg lain sdh pada cair..
gimana caranya bisa dpat bantuan PIP
Anak saya th 2023 dpat pip hetifah setelah itu TDK cair lagi padahal teman2 nya cair semua sampe skrng pernh usul ke sekolah pihak sekolah bilng kalo belum ada