Ada yang berbahagia, ada yang berduka. Di penghujung tahun 2010 lalu, stasiun relay TVRI Balikpapan di kawasan Gunung Pancur Perumahan Pertamina, terbakar (27/12/10). Stasiun yang baru saja diresmikan oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Tifatul Sembiring ini diperkirakan mencapai kerugian miliaran rupiah.
Selain bangunan ludes, stasiun pemancar VHF merek Btesa buatan Spanyol ikut terbakar. Stasiun ini sebelumnya telah memancarkan siaran televisi TVRI baik siaran dari Samarinda maupun siaran nasional ke warga melalui antena luar. "Habis semua. Mulai ruangan pemancar, blower, operasional hingga gudang penyimpanan pun ludes terbakar," ujar Teguh, salah seorang karyawan TVRI.
Selain menderita kerugian, imbas dari kebakaran tersebut, TVRI Stasiun Relay Balikpapan tidak bisa memancarkan siaran ke warga Balikpapan yang menggunakan antena luar. "Siaran TVRI untuk warga Balikpapan, PPU, Gunung Intan dan Km 38 yang menggunakan antena luar, sementara ini terganggu. Entah sampai kapan, kami belum tahu. Namun bagi warga yang menggunakan televisi kabel, tidak ada masalah," kata Teguh.(*)

Ijin tny kuota PIP madrasah Tsanawiyah udh habis Bru mau daftar ????
Yuliani putri saljú iyung
Assalamualaikum wr wb Bunda Hetiefah, sy ibu dari 3 anak, yang 2 anak di pendidikan jenjang pesantren dan 1 anak di Madarasah swasta, bisakah ikut mengurus beasiswa untuk anak" kami???????? dan bagaimana caranya mendaftar, mohon bantuannya????????