Jakarta, Kompas - Masalah perumahan rakyat semakin kritis. Indonesia Property Watch meminta pemerintah dan Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat mencari solusi pembiayaan rumah rakyat bersubsidi sehingga akses masyarakat menengah ke bawah untuk penyerapan rumah tidak terhenti.
”DPR dan pemerintah tidak mengerti bagaimana mendesaknya kebutuhan FLPP (fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan) untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Direktur Indonesia Property Watch Ali Tranghanda di Jakarta, Selasa (31/1). Sejak Januari 2012, penyaluran kredit rumah subsidi dalam FLPP perumahan terhenti.
Dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi V DPR dengan Menteri Perumahan Rakyat Djan Faridz, kemarin, sejumlah anggota Komisi V DPR mendesak pemerintah menyelesaikan perjanjian kerja sama operasional penyaluran kredit rumah subsidi tuntas paling lambat akhir Februari 2012.
Pemerintah, kata Djan Faridz, masih bernegosiasi dengan perbankan untuk penurunan suku bunga kredit rumah subsidi dari 8,15-9,95 persen dengan jangka waktu (tenor) 15 tahun menjadi pada kisaran 6-7 persen. Saat ini terdapat empat bank badan usaha milik negara yang sedang dalam tahap negosiasi perjanjian kerja sama operasional
FLPP, yakni Bank Tabungan Negara (BTN), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), dan Bank Mandiri. BNI sanggup menyalurkan kredit rumah subsidi dengan suku bunga 6,35 persen dan BRI 7,12 persen. BTN bertahan pada suku bunga 8,22 persen. Djan Faridz mengakui, BTN selama ini terhitung paling agresif dalam penyaluran FLPP. Bank lain yang telah menandatangani kontrak penyaluran FLPP cenderung tidak aktif. Namun, BTN dinilai manja karena hingga kini belum mau menurunkan suku bunga pada kisaran 6-7 persen.
”Bank lain menyatakan sanggup dengan komitmen penyaluran 200.000 unit. Dengan BTN atau tidak dengan BTN, penurunan suku bunga tetap jalan,” ujar Djan Faridz. Wakil Ketua Komisi V DPR Nusyirwan Soejono mengemukakan, Komisi V DPR akan memanggil direksi BTN untuk memberikan penjelasan terkait dengan permasalahan penurunan suku bunga kredit FLPP.
Anggota Komisi V dari Fraksi Partai Golkar, Riswan Tony, mengemukakan, ”Kalau BTN tidak bersedia menurunkan suku bunga, lupakan saja BTN. BRI saja sanggup 7,12 persen dan BNI sanggup 6,3 persen.” Kebijakan penurunan suku bunga kredit rumah diperlukan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat sebesar 10 persen.
Penurunan porsi dana penyertaan pemerintah dan perbankan yang semula 62:38 persen menjadi 50:50 persen juga akan memperbanyak penyaluran FLPP bagi masyarakat berpenghasilan rendah, yakni dari 177.800 unit menjadi 219.000 unit tahun ini.
Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian, mengemukakan, penundaan FLPP yang terlalu lama akan menimbulkan kerugian, tidak saja pengembang berhenti, tetapi juga konsumen mengalami kerugian dari kebijakan ini. "Kemenpera Harus Perhatikan Keluhan Masyarakat dan Pengembang," tegas Hetifah, politisi dari Kalimantan Timur ini.
Menanggapi hal itu, Djan Faridz mengemukakan, penundaan satu bulan tidak akan merugikan rakyat. (LKT)

assalamu'alaikum buk,,perkenal kan nama saya utami damai yanti..ibu dari kayla nabilla nazira, Alhamdulillah saat ini anak saya tsb berkesempatan untuk melanjutkan pendidikan Strata 1 di china,di Huzhou normal universitiy. apakah bisa anak saya mendapatkan beasiswa aspirasi dari ibu,untuk pembayaran asrama dan biaya hidup.kalau bisa apa saja syarat nya.besar harapan kami supaya ibu bisa membantu anak saya dalam membantu meringankan beban kami,dan ini juga salah satu kebangga'an bagi kami yang notabe nya dari orang kampung punya tekat dan niat sekolah sampai keluar negeri.mohon maaf sebesar" nya apabila ada salah kata dalam penyampaian kami,terimaksih karena diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi kami. wassalam
Assalamu'alaikum Ibu. Dewan cantikn Perkenalkan, saya ibu kulsum saya warga yang ingin menyampaikan aspirasi. Besar harapan kami agar Ibu dapat memperjuangkan perluasan program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi maupun dari keluarga kurang mampu, termasuk kemudahan akses informasi dan persyaratannya. Semoga semakin banyak generasi muda yang dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa terkendala ...kadang ada yg gak perna KIP termasuk anak say biaya. Terima kasih atas perhatian dan dedikasi Ibu. Nb apakah boleh Bu anak saya daftar gaji pensiun suami tinggal 1.700. 000,sementara harus bayar by kuliah anak saya yg paling bungsu . Sewa rumah by hidup kami semoga terketuk hati ibu utk anak saya bisa dapat beasiswa dari aspirasi ibu Dewan ???????? sebelumnya trimaksih sehat and sukses selalu menyertai setiap langka ibu ????
Anak saya mahasiswa baru udh daftar gratis poll bisakh daftar PIP Bu hetifah,Krn ank sy berprestasi selama sekolah SD smpi SMA tdk pernah dpt beasiswa sama sekali pdhl kami dr keluarga ekonomi terbatas????????