Kaltim
Rapat dengan Kemendagri, Hetifah Prihatin Keadaan Daerah Perbatasan
TRIBUNKALTIM.CO -- Berbagai persoalan kerap terjadi di beberapa daerah perbatasan Indonesia dengan negara tetangga. Persoalan ketertinggalan pembangunan wilayah perbatasan masih menjadi perhatian banyak pihak. Hal tersebut yang disuarakan Hetifah, Anggota Komisi II DPR RI dalam Rapat Kerja Komisi II dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Selasa (1/3/2016).
“Persoalan di wilayah perbatasan di Kalimantan Utara (Kaltara) bukan saja terkait keamanan, tetapi juga soal suplai kebutuhan bahan pokok, transportasi, adanya Pelabuhan Kapal dan Bandara yang belum beroperasi, dan lain-lain” ujarnya melalui rilis yang diterima TribunKaltim.co.
Hetifah menyayangkan minimnya sarana pendidikan (sekolah) yang ada di Kaltara, terutama daerah perbatasan.
“Banyak desa-desa yang tidak punya sekolah Pak (Menteri), para siswa harus bersusah payah pergi ke sekolah, menyeberang sungai,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Hetifah yang merupakan Anggota DPR dari Dapil Kalimantan Timur-Kalimantan Utara menyampaikan dukungannya atas rencana pemerintah yang akan melakukan desain besar penataan daerah (Desartada).
Ia juga mendukung terbentuknya Kota Sebatik di Nunukan Kaltara. (*)

Knp waktu saya cek dana pip d google ko dana sudah d kembalikan ke pusat padahal saya blm ambl uangx
Semoga ibu sukses selalu
citradwiatikasari@gmail.com