Nasional
Jika Ikut Demo, Timses Diminta Tetap Jaga Kesatuan
Tidak ada larangan melakukan penyampaian ekspresi melalui demo.
VIVA.co.id – Wakil Sekjen Partai Golkar, Hetifah Sjaifudian mengatakan dalam situasi politik menghangat seperti saat ini, segala fenomena bisa saja dihubung-hubungkan dengan Pilkada (pemilihan kepala daerah), termasuk demonstrasi massal yang rencananya digelar pada 4 November 2016 nanti.
"Tapi yang jelas presiden sudah membuat pernyataan bahwa demonstrasi itu hak warga negara dan bagi siapa yang membuat anarki, aparat sudah bersiap untuk mengantisipasi," kata Hetifah kepada VIVA.co.id, Selasa 1 November 2016.
Terlebih, lanjut anggota Komisi II DPR ini, seluruh elemen bangsa dan tokoh-tokoh tidak ada yang menginginkan kekacauan dalam demo tersebut. Sementara mengenai kekhawatiran apakah demo ini bersinggungan dengan kampanye calon gubernur, dia mengingatkan ada aturan main yang berlaku.
"Terkait kampanye Pilkada, menurut saya sudah jelas aturan mainnya, tinggal bagaimana Bawaslu (badan pengawas pemilu) dan KPUD menjalankan tugasnya dan pada setiap calon agar tetap menjaga pesta demokrasi sesuai aturan," ujar Hetifah.
Hetifah mengakui, dalam peraturan memang tidak ada larangan seseorang melakukan penyampaian ekspresi melalui demonstrasi. Termasuk jika orang itu adalah timses salah satu pasangan calon.
"Kalau secara aturan kan tidak ada salahnya seseorang melakukan demonstrasi, walaupun dia timses. Yang penting bisa menjaga kesatuan," kata Hetifah.
*) sumber : viva.co.id

Admin PIP di balikpapan kok susah betul di hubungi ya. Atas nama SRI .
Selamat malam Mhn ijin kontak wa nya ibu ????????????????
Ijin ibu...maaf hanya sekedar ingin tahu..kenapa dana PIP anak saya belum ada cair padahal SK sdh keluar..aktifasi di bank bulan mei kemarin tp sampe sekarang tidak ada masuk ibu...sedangkan teman2 yg lain sdh pada cair..