Jakarta– Perempuan dalam lingkup Partai Golkar terus menunjukkan eksistensinya, bukan dalam politik berpartai saja tapi dalam segala lini sosial kemasyarakatan.
Bertempat di markas DPD I Golkar Jakarta, pada Sabtu (6/7/2019), Yellosista mengadakan diskusi dengan tema “Dinamika Politik Perempuan Millenial”.
Yellosista salah satu komunitas yang bergerak dalam lingkup pergerakan perempuan dalam lingkup Partai Golkar, hadir ditengah hiruk pikuk berkegiatan kemasyarakatan.
Hadir dalam narasumber dalam diskusi antara anggota DPR RI terpilih Nurul Arifin, Hetifah Sjaifudian, Puteri Komarudin dan Dyah Roro Esti.
Dalam pemaparannya, Nurul mengingatkan kalangan perempuan dalam Golkar jangan pantang menyerah, termasuk dalam ranah politik.
“Saya mendorong kalian yang sesat ini identik dengan slogan millenial, dan saya sangat bersyukur sosok seperti Puteri Komarudin atau pun yang lainya untuk terus bertarung meski kita perempuan,” ungkap Nurul.
Semantara salah satu anggota yang baru terpilih yang juga kader perempuan Golkar dari kalangan millenial, Puteri Komarudin memberikan gambaran bahwa kader perempuan Golkar harus haus berpolitik sekaligus berhimpun.
“Memang saya menjadi kader dari Golkar semata mata bukan hanya trah garis kelurga yang memang berlatar belakang dari Golkar, tapi saya juga melakukan tahapan tahapan berhimpun di beberapa organisasi internal dalam lingkup Partai Golongan Karya,” ujar Puteri.
Yellosista yang diketuai oleh perempuan energik Lindsey Afsari Puteri, akan terus berupaya mengenalkan perempuan untuk melek politik dan giat berorganisasi. Beberapa kegiatan akan dilakaukan dalam waktu kedepannya.
*) sumber : kabargolkar.com

Apakah saya bisa dibantu untuk mendapatkan beasiswa hetifah ibu?
Assalamualaikum Ibu, mohon maaf mengganggu waktu Ibu sebentar. Perkenalkan Ibu saya salah satu mahasiswa Universitas Mulawarman dan sudah punya kelompok untuk melaksanakan KKN di Kampung Merabu Kecamatan Kelay Kabupaten Berau Bu. Mohon maaf Ibu, dengan ini saya jelaskan sedikit maksud tujuan saya, kemarin kami baru dikabari bahwa akan ada Universitas lain dari Jogja yang akan melaksanakan KKN juga di kampung tersebut dengan periode yang sama, tetapi dari pihak DPMK Berau dan DPMPD Provinsi meminta kami yang digeser ke kampung lain Ibu???? Dengan segala hormat, kami memohon bantuan dan pertimbangan Ibu agar kelompok kami tetap dapat melaksanakan KKN di Kampung Merabu. Saat ini program kerja kami sudah disusun dan dipersiapkan secara matang berdasarkan potensi serta kebutuhan Kampung Merabu, bahkan persiapan dan finalisasi kelompok sudah berada pada tahap akhir. Apabila lokasi KKN kami dipindahkan, tentu kami harus menyusun kembali program kerja dan melakukan penyesuaian dari awal. Oleh karena itu, kami sangat berharap agar kelompok Universitas Mulawarman tidak menjadi pihak yang digeser. Besar harapan kami kiranya Ibu dapat membantu dan mempertimbangkan hal ini. Atas perhatian dan bantuan Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Bagaimana cara dftr pip daerah balikpapan timur