usia republik ini. Lebih dari setengah abad Indonesia mengalami pasang surut kehidupan berbangsa dan bernegara. Berulangkali kita menghadapi ujian yang mengancam persatuan dan kesatuan. Berulangkali pula kita dapat melaluinya.
Tanggal 17 Agustus selalu menjadi momentum bangsa ini untuk bersyukur atas karunia dari Tuhan Yang Mahakuasa, Allah SWT, juga berintrospeksi atas apa yang sudah kita raih. Di tengah keprihatinan akan ketidakmerataan pembangunan dan kesejahteraan, krisis karakter kebangsaan, serta penegakan hukum yang terseok-seok, saat ini adalah momentum yang paling tepat untuk menyadari bahwa Indonesia memerlukan lebih banyak keteladanan; Keteladanan akan pengamalan nilai-nilai Pancasila yang kita pegang sebagai identitas bangsa, keteladanan untuk menaati hukum, keteladanan dalam berlomba berbuat yang terbaik untuk negeri yang kita cintai ini. Dan sosok yang paling tepat untuk kita tunjuk untuk menjadi teladan adalah memang diri kita sendiri.
Semoga nasionalisme dan semangat juang para pemimpin terus berkobar untuk memerdekakan rakyat Indonesia yang sebagian besar masih terbelit kemiskinan, ketakutan, dan kebodohan-- jauh dari apa yg telah dicita-citakan para pemimpinnya.
Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, bangsaku, rakyatku, semuanya...
Hiduplah Indonesia Raya...
Dirgahayu RI ke-66!
Jayalah Indonesiaku!
Berita
DIRGAHAYU REPUBLIK INDONESIA KE-66 (17 AGUSTUS 1945 – 17 AGUSTUS 2011)
66 tahun
usia republik ini. Lebih dari setengah abad Indonesia mengalami pasang surut kehidupan berbangsa dan bernegara. Berulangkali kita menghadapi ujian yang mengancam persatuan dan kesatuan. Berulangkali pula kita dapat melaluinya.
Tanggal 17 Agustus selalu menjadi momentum bangsa ini untuk bersyukur atas karunia dari Tuhan Yang Mahakuasa, Allah SWT, juga berintrospeksi atas apa yang sudah kita raih. Di tengah keprihatinan akan ketidakmerataan pembangunan dan kesejahteraan, krisis karakter kebangsaan, serta penegakan hukum yang terseok-seok, saat ini adalah momentum yang paling tepat untuk menyadari bahwa Indonesia memerlukan lebih banyak keteladanan; Keteladanan akan pengamalan nilai-nilai Pancasila yang kita pegang sebagai identitas bangsa, keteladanan untuk menaati hukum, keteladanan dalam berlomba berbuat yang terbaik untuk negeri yang kita cintai ini. Dan sosok yang paling tepat untuk kita tunjuk untuk menjadi teladan adalah memang diri kita sendiri.
Semoga nasionalisme dan semangat juang para pemimpin terus berkobar untuk memerdekakan rakyat Indonesia yang sebagian besar masih terbelit kemiskinan, ketakutan, dan kebodohan-- jauh dari apa yg telah dicita-citakan para pemimpinnya.
Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, bangsaku, rakyatku, semuanya...
Hiduplah Indonesia Raya...
Dirgahayu RI ke-66!
Jayalah Indonesiaku!
usia republik ini. Lebih dari setengah abad Indonesia mengalami pasang surut kehidupan berbangsa dan bernegara. Berulangkali kita menghadapi ujian yang mengancam persatuan dan kesatuan. Berulangkali pula kita dapat melaluinya.
Tanggal 17 Agustus selalu menjadi momentum bangsa ini untuk bersyukur atas karunia dari Tuhan Yang Mahakuasa, Allah SWT, juga berintrospeksi atas apa yang sudah kita raih. Di tengah keprihatinan akan ketidakmerataan pembangunan dan kesejahteraan, krisis karakter kebangsaan, serta penegakan hukum yang terseok-seok, saat ini adalah momentum yang paling tepat untuk menyadari bahwa Indonesia memerlukan lebih banyak keteladanan; Keteladanan akan pengamalan nilai-nilai Pancasila yang kita pegang sebagai identitas bangsa, keteladanan untuk menaati hukum, keteladanan dalam berlomba berbuat yang terbaik untuk negeri yang kita cintai ini. Dan sosok yang paling tepat untuk kita tunjuk untuk menjadi teladan adalah memang diri kita sendiri.
Semoga nasionalisme dan semangat juang para pemimpin terus berkobar untuk memerdekakan rakyat Indonesia yang sebagian besar masih terbelit kemiskinan, ketakutan, dan kebodohan-- jauh dari apa yg telah dicita-citakan para pemimpinnya.
Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, bangsaku, rakyatku, semuanya...
Hiduplah Indonesia Raya...
Dirgahayu RI ke-66!
Jayalah Indonesiaku!

Assalamu'alaikum ibu ifa...saya minta tlong bantuan modalnya Bu ..buat jualan seikhlasnya bu
ingin membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk membeli peralatan sekolah karna selama ini saya selalu beli apa apa dengan uang saya bekerja sambil sekolah
Assalamu'alaikum ibu hetifah...semoga ibu selalu dlm keadaan sehat wal'afiat y bu????????bu saya mau bertanya dan minta tolong,rabu kemaren di Sekolah Rakyat 2 Samarinda ibu bilang orang tua yg anak nya sekolah disitu akan dpt bantuan perbaikan rumah,kebetulan rumah yg saya tempati ini lg ad gusuran bu,saya di suruh pindah,kebetulan ada tanah kakak di bangun bagi dua sm saya, dan saya skrg ini benar" Membutuhkan dana buat bangun rumah secepat nya,apakah ada yg bisa bantu bu????????soalnya sebagian rumah yg saya tempati saat ini sudah saya bongkar jd saya tidur seadanya dlu,kmren anak saya yg sdi SR sakit kan smpat saya bawa pulang kasian dia bu karna bangunan nya sdh di bongkar sebagian jd dia tidur siang kepanasan terpaksa ngungsi di tempat kakek nya,mohon solusinya bu,bisa di cek ke sini bu ????????