Suara Bumi Etam
DPRD Kubar Bentuk 3 Tim Pantau UN
SENDAWAR (2/4) - Sebanyak 25 anggota DPRD Kubar akan membentuk 3 tim, masing-masing bertugas di tiga zona untuk memantau pelaksanaan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA, dan SMK se-Kubar pada 18 – 21 April 2011.
Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua DPRD Kubar HM Zainuddin di hadapan pendidik dan pelajar SMAN 1 Kecamatan Melak dan SMAN 5 Kecamatan Muara Pahu yang melakukan kunjungan ke DPRD, Kamis (31/3).
Tiga zona itu yakni hulu meliputi Kecamatan Tering, Long Iram, Long Hubung, Laham, Long Bagun, Long Pahangai, dan Long Pahangai, zona tengah yakni Kecamatan Melak, Barong Tongkok, Linggang Bigung, Mook Manaar Bulatn, Damai, dan Nyuatan dan zona hilir adalah Kecamatan Muara Lawa, Siluq Ngurai, Bentian Besar, Muara Pahu, Penyinggahan, Jempang, dan Bongan.
Seperti diberitakan, sebanyak 7.808 siswa akan mengikuti UN tingkat SD sampai SMA. Untuk tingkat SD/MI berjumlah 3.475 orang, SMP/MTs berjumlah 2.642 orang, SMA/MA berjumlah 1.141 orang dan SMK berjumlah 550 orang. Hal ini dijelaskan oleh Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kubar Frederik Elia GMA saat hearing (dengar pendapat) bersama Komisi A DPRD, Rabu (23/3).
Hasil UN tidak lagi diperiksa oleh Disdik Kaltim seperti selama ini, melainkan oleh tim independen yakni Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.
Zainuddin mengatakan, monitoring UN ke lapangan oleh anggota DPRD adalah untuk memaksimalkan pengawasan. Jika ada masalah, akan segera disampaikan kepada eksekutif untuk segera disikapi. “Karena UN ini harus terlaksana dengan baik. Jangan sampai gagal apalagi jeblok nilainya,” sebut. Namun dia mengaku optimistis bahwa pelaksanaan UN akan sukses. Karena, hampir semua sekolah telah mempersiapkan diri seperti melaksanakan bimbingan belajar dan try out.
Khusus kepada unsur pendidik, siswa dan orangtua siswa diingatkan agar saling mendukung. “Kalau hujan seperti saat sekarang, siswa jangan menyerah tidak datang melaksanakan UN. Sedia payung sebelum hujan,” imbaunya.
Menyinggung kunjungan SMAN 1 Melak dan SMAN 5 Muara Pahu, dikatakan HM Zainuddin, selain meninjau ke sejumlah ruang kerja komisi, fraksi, dan ruang sidang paripurna, dilanjutkan dengan tatap muka.
Dalam tatap muka itu banyak hal yang menjadi pelajaran bersama. “Kami merasa bangga bahwa unsur pendidik jauh-jauh datang ke gedung DPRD untuk mengetahui apa saja kerja wakil rakyat. Ini sangat positif,” terang dia. (rud/ss)
Sumber: Kaltimpost.co.id

Mohon ijin bertanya ibu.. Utk pip ank sekolah sd itu wajib kk sinikah ortunya.... Kalau anaknya sdh masuk kk keluarga sini.. tp orang tuanya msh kk luar pulau apakah bs dftr pip...
Assalamu'alaikum ibu ifa...saya minta tlong bantuan modalnya Bu ..buat jualan seikhlasnya bu
ingin membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk membeli peralatan sekolah karna selama ini saya selalu beli apa apa dengan uang saya bekerja sambil sekolah