
DPR RI (5/12) --- Untuk melihat dari dekat program perpustakaan desa, Komisi X DPR RI, komisi yang membidangi pendidikan dan kebudayaan, pariwisata dan industri keratif, kesenian, pemuda dan olahraga, serta perpustakaan ini melakukan Kunjungan Kerja Spesifik ke sejumlah desa di Provinsi Sumatera Utara,(2/12). Tim dipimpin Wakil Ketua Komisi, H.Asman Abnur (F-PAN).
Saat pertemuan dengan pengurus Perpustakaan Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumut, Ketua Tim Komisi X, Asman Abnurmengatakan, kedatangan tim Komisi X DPR dalam rangka melihat dari dekat kondisidan perkembangan perpustakaan desa. “Kami betul-betul ingin melihat apa yang diomongkan para pejabat di Jakarta mengenai perpustakaan desa, bagaimana kondisinya di lapangan,” tukas Ketua Tim. Kepada para pengurus Asman Abnurmeminta agar tidak segan-segan menyampaikan unek-unek dan permasalahan yang dihadapi secara terbuka.
Lebih lanjut Asman Abnur mengatakan, kunci keberhasilan pembangunan di negara kita tidak lain adalah pendidikan, buku adalah salah satu unsur utama dalam pendidikan. “Sebenarnya jika setiap warga masyarakat mau menyumbangkan 5 buku saja, selesai sudah persoalan kekurangan buku,” ujarnya. Anggota DPR RI dari daerah pemilihan pulau Batam Kepri ini menambahkan, kemajuan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kualitas pendidikannya. “Setiap negara yang pendidikannya maju, pasti negaranya maju,” tegasnya meyakinkan.
Kepala Dinas Pendidikan Prov. Sumut, Syaiful Syafri mengatakan dari 12.500 sekolah dasar di 33 Kab./Kota di Sumut belum semua memiliki perpustakaan. “Di desa ini saja ada 6 SD tapi hanya ada 1 perpustakaan desa,” Ucap Syaiful. Jalal, SH. Kepala Desa Bandar Setia menyampaikan, salah satu kendala yang dihadapi adalah ruang perpustakaan yang terlalu sempit. “Ruang perpustakaan yang sekarang terlalu kecil, rencananya kami akan merehab ruang aula untuk perluasan perpustakaan,” ungkapnya. Untuk itu Jalal meminta kepada anggota Komisi X DPR agar dapat membantu pembangunan ruang termasuk juga untuk honor bagi pengurus. “Selama ini para pengurus perpustakan desa tidak memiliki honor, mereka bekerja sukarela,” ungkap Jalal.
Subariah, pengurus perpustakaan desa mengungkapkan, tidak hanya anak-anak sekolah yang memanfaatkan perpustakaan, ibu-ibu pun banyak yang membaca buku di perpustakaan, terutama buku-buku tentang kerajinan dan usaha kecil. “Setiap hari sekitar 30-40 anak yang memanfaatkan perpustakaan, ibu-ibu juga senang dengan perpustakaan ini,” katanya. Dari hasil membaca buku itu ibu-ibu di Desa Bandar Setia kini telah berthasil mengembangkan usaha rumahan kerajinan makanan kecil, seperti keripik dan kue kering yang sering dijadikan buah tangan.
Selain mengunjungi perpustakaan desa di Kec. Percut Sei Tuan, Tim Komisi X DPR RI juga meninjau perpustakaan di Desa Tumpatan Nebung, Kec. Batang Kuis, Kab. Deli Serdang dan perpustakaan di kantor Kelurahan Terjun Kec. Medan Marelan, Kota Medan. Anggota Komisi X yang turut serta pada kunjungan kali ini: Juhaini Alie, Parlindungan Hutabarat, Theresia EE. Pardede (F-PD), HM. Nasrudin, Hetifah (F-PG), Rohmani (F-PKS), Ibrahim Sakty Batubara (F-PAN), H. Abdul Hamid Wahid (F-PKB), Jamal Mirdad (F-Gerindra), dan H. Herry Lontung Siregar (F-Hanura). (Rn. Tvp)
sumber:
http://dpr.go.id/id/berita/komisi10/2011/des/05/3416/komisi-x-tinjau-perpustakaan-desa-di-sumatera-utara
Assalamu'alaikum ibu ifa...saya minta tlong bantuan modalnya Bu ..buat jualan seikhlasnya bu
ingin membantu mengurangi pengeluaran orang tua untuk membeli peralatan sekolah karna selama ini saya selalu beli apa apa dengan uang saya bekerja sambil sekolah
Assalamu'alaikum ibu hetifah...semoga ibu selalu dlm keadaan sehat wal'afiat y bu????????bu saya mau bertanya dan minta tolong,rabu kemaren di Sekolah Rakyat 2 Samarinda ibu bilang orang tua yg anak nya sekolah disitu akan dpt bantuan perbaikan rumah,kebetulan rumah yg saya tempati ini lg ad gusuran bu,saya di suruh pindah,kebetulan ada tanah kakak di bangun bagi dua sm saya, dan saya skrg ini benar" Membutuhkan dana buat bangun rumah secepat nya,apakah ada yg bisa bantu bu????????soalnya sebagian rumah yg saya tempati saat ini sudah saya bongkar jd saya tidur seadanya dlu,kmren anak saya yg sdi SR sakit kan smpat saya bawa pulang kasian dia bu karna bangunan nya sdh di bongkar sebagian jd dia tidur siang kepanasan terpaksa ngungsi di tempat kakek nya,mohon solusinya bu,bisa di cek ke sini bu ????????