JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI f-Golkar Hetifah Sjaifudian merespons keputusan Mahkamah Agung (MA) yang mencoret kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebar para dokter spesialis hingga ke penjuru nusantara.
Menurutnya, keputusan tersebut agak dilema karena di satu sisi daerah terpencil masih membutuhkan banyak dokter spesialis.
Di sisi lain, para dokter tersebut juga memiliki hak asasi untuk menentukan karier dan keberjalanan kehidupannya sesuai keinginan masing-masing.
Karena itu, ia menyarankan untuk dipikirkan skema insentif agar para dokter spesialis tergerak untuk mengabdi di wilayah-wilayah terpencil.
"Menurut saya, dengan adanya putusan MA ini, kita harus sama-sama pikirkan skema insentif agar para dokter spesialis tergerak untuk mengabdi di wilayah-wilayah terpencil tanpa perlunya paksaan atau sanksi," kata Hetifah, Senin (4/11/2019).
"Insentif tersebut bisa dalam bentuk tunjangan yang lebih besar dari daerah-daerah lainnya, maupun reward lain seperti fasilitas, kemudahan kenaikan pangkat, kesempatan mengikuti program-program pengembangan kapasitas diri yang lebih besar, dan lain-lain," imbuhnya.
Selain melalui insentif, ia menyebut pemerintah juga bisa menerapkan program ikatan dinas untuk para dokter spesialis.
"Misal memberikan beasiswa program studi dokter spesialis, dengan syarat saat lulus harus mengabdi di daerah-daerah yang sudah ditentukan. Lebih baik lagi kalau beasiswa diberikan secara afirmatif kepada putra-putra daerah tersebut," ujarnya.
Diketahui, keputusan MA mencoret kebijakan Jokowi itu seiring dengan diketoknya putusan Judicial Review Nomor 62 P/HUM/2018.
MA menganulir Perpres Nomor 4 Tahun 2017 tentang Wajib Kerja Dokter Spesialis. MA beralasan wajib kerja merupakan bagian dari kerja paksa dan dilarang oleh UU Nomor 39 tahun 1999 tentang HAM dan UU Nomor 19 Tahun 1999 tentang Konvensi ILO mengenai Penghapusan Kerja Paksa.
*) sumber : tribunnews

gimana caranya bisa dpat bantuan PIP
Anak saya th 2023 dpat pip hetifah setelah itu TDK cair lagi padahal teman2 nya cair semua sampe skrng pernh usul ke sekolah pihak sekolah bilng kalo belum ada
Assalamualaikum Ibu Hertifah Perkenalkan saya : Linda Mohon maaf sebelumnya, saya ingin bertanya Buu.. Bagaimana cara utk dapatkan Program PIP Ibu Hertifah utk jenjang SD ?? Karena ke 3 anak saya semua tdk pernah dapat PIP dari sekolah Bu..Bagaimana saya mengajukannya utk anak saya yg no.3 ini supaya bisa dapat Bu karena keadaan Ekonomi Keluarga kami yg sangat Minim/Pas²an.. suami Kerja Buruh Bangunan yg tdk tentu Bu… Sekiranya Ibu bisa Bantu keluarga Kami dgn Program yg Ibu Pimpin ini. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih Ibu.. Wassalamu'alaikum