Insentif Guru Tertunggak 9 Bulan

SAMARINDA - Tribun Kaltim – Di penghujung tahun, Pemerintah Kota Samarinda masih memiliki banyak tanggungan. Salah satunya pembayaran insentif 3.500 guru honor yang masih menunggak selama 9 bulan. Belum termasuk dana Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA) yang juga masih menunggak. Wahyudin, Ketua Forum Solidaritas Pegawai Tidak Tetap Harian (FS PTTH) Samarinda menuturkan, guru PTTH atau biasa disebut guru honorer masih terus menantikan kucuran insentif guru periode April-Desember 2010 sebesar Rp 1 Juta/bulan, yang sumber dananya dari Pemprov sebesar Rp 300.000 dan Pemkot Rp 700.000. "Yang sudah kami terima, insentif Januari-Maret saja. Sedangkan untuk April sampai dengan saat ini belum ada sama sekali," kata Wahyudin, Minggu (5/12). Belum terbayarnya insentif guru honor hingga Desember ini, sudah pernah diprediksi Wahyudin beberapa bulan lalu. Kondisi defisit keuangan Pemkot saat ini, kata Wahyudin mungkin menjadi penyebab tak lancarnya pembayaran insentif yang semestinya dibayarkan per tiga bulan. "Kami menyadari dengan defisit anggaran Pemkot, sehingga kami maklum saja, Tapi kadangkala pemerintah tak bisa memaklumi keadaan kami. Kami sudah mengecek ke Disdik Kaltim dan dikatakan kalau insentif dari Pemprov sebesar Rp 300.000/bulan sudah diberikan ke Pemkot hingga Desember ini. Kalau memang tak ada dana untuk membayar insentif Pemkot Rp 700.000 maka sebaiknya dana dari Pemprov Rp 300.000/bulan dicairkan terlebih dahulu," kata Wahyudin. Telatnya pembayaran insentif guru honorer, kata Wahyudin memang menyulitkan kondisi guru honor. Berbeda dengan guru PNS, guru honor mengandalkan insentif untuk mendukung kehidupan mereka sehari-hari. Wajar saja, karena gaji guru honor tak sebesar guru PNS dan bahkan masih ada yang masih di bawah Rp 500.000/bulan. "Puncak sakit hati kami saat Peringatan PGRI kemarin, karena berbagai komentar mengatakan kesejahteraan guru diperhatikan, tetapi bukan untuk guru honorer karena itu hanya untuk guru PNS saja. Gaji kami saja dari BOSDA dan saat ini BOSDA juga belum terbayar," ujar Wahyudin. Sayangnya, Kasubag Keuangan Disdik Samarinda Hambali Israni belum bisa dihubungi. Namun beberapa waktu lalu Kadisdik Samarinda Harimurti WS mengakui pembayaran insentif guru belum seluruhnya dikucurkan. Disdik Samarinda hanya bisa menunggu kucuran dana dari Pemkot Samarinda untuk kemudian dibayarkan kepada para guru. (may)

Hetifah Mendengar

Sampaikan aspirasi Anda

  1. Sekolah saya blum dapat dana PIP SD : 017 Kuaro , Kab.Paser Kaltim

Lihat semua aspirasi